Pendidikan

Suara Hati Murid Papua: Terima Kasih Presiden Prabowo, Fasilitas Baru Buat Kami Semangat Belajar

Oiko_News

27 Mei 2026, 13:48 WIB

4 min baca
Suara Hati Murid Papua: Terima Kasih Presiden Prabowo, Fasilitas Baru Buat Kami Semangat Belajar
Artikel Multi-Halaman

SORONG (OikoNews) – Apresiasi tulus dan rasa syukur mendalam disampaikan langsung oleh generasi muda Tanah Papua kepada Pemerintah Republik Indonesia. Seorang siswi SMK Negeri 1 Kota Sorong, Marlince Yadafat, membacakan surat ungkapan terima kasih mewakili seluruh teman-temannya, ditujukan khusus kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Surat emosional tersebut dibacakan secara langsung di hadapan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, sebagai wujud nyata penghargaan atas perhatian besar negara terhadap kualitas pendidikan di wilayah timur Indonesia.

 

Dalam surat yang dibacakannya, Marlince menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya atas berbagai bentuk bantuan dan fasilitas yang telah disalurkan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Bantuan tersebut mencakup pembangunan fasilitas penunjang pendidikan hingga program pemenuhan gizi siswa yang kini dapat dinikmati secara langsung oleh seluruh warga sekolah.

 

“Dengan hormat, kami siswa-siswi SMK Negeri 1 Sorong menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, atas bantuan pembangunan perpustakaan, toilet, dan juga program makan bergizi di sekolah,” ucap Marlince dengan lantang dan penuh haru di hadapan Menteri Abdul Mu’ti dan para guru.

 

Bagi Marlince dan ratusan siswa lainnya di SMK Negeri 1 Kota Sorong, kehadiran fasilitas baru tersebut bukan sekadar bangunan, melainkan dorongan semangat baru. Ia mengaku, perpustakaan baru yang representatif kini telah mengubah suasana belajar di sekolah menjadi jauh lebih positif. Jika sebelumnya keterbatasan ruang baca membuat siswa enggan membaca, kini kondisi tersebut telah berbalik 180 derajat.

 

“Dengan adanya perpustakaan yang lebih baik, nyaman, dan lengkap, kami menjadi lebih semangat untuk membaca, belajar, dan terus menambah wawasan serta pengetahuan kami. Kami kini memiliki tempat yang layak untuk menggali ilmu,” ungkapnya mewakili teman-temannya.

 

Selain ruang literasi, perbaikan fasilitas sanitasi berupa toilet sekolah juga menjadi hal yang paling disyukuri oleh para siswa. Ketersediaan toilet yang bersih, layak, dan memadai sangat berpengaruh terhadap kesehatan, kenyamanan, dan fokus siswa selama menempuh kegiatan belajar mengajar setiap harinya.

 

“Kami merasa sangat bersyukur dan bangga sekali atas perhatian pemerintah yang begitu besar, hingga memperhatikan hal-hal detail seperti kebersihan dan kenyamanan fasilitas di sekolah kami. Ini menunjukkan bahwa keberadaan kami di daerah tidak dilupakan,” tuturnya.

 

Di akhir pembacaan surat tersebut, Marlince menegaskan komitmen seluruh siswa SMK Negeri 1 Kota Sorong untuk menjadi penerima manfaat yang bijak. Ia berjanji bahwa segala fasilitas yang telah dibangun dengan dana negara tersebut akan dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan sebaik-baiknya demi masa depan diri sendiri, masyarakat, dan bangsa. Dukungan sarana dan prasarana ini menjadi motivasi kuat bagi anak-anak Papua untuk terus mengembangkan potensi diri agar setara dengan generasi muda di daerah lain.

 

“Demikian ucapan terima kasih yang tulus ini kami sampaikan atas segala perhatian dan bantuan dari Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Bapak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti,” tutup Marlince mengakhiri suratnya.

 

Siswi SMK Negeri 1 Kota Sorong Marlince Yadafat saat membacakan surat ungkapan terima kasih.

Merespons ungkapan tulus dari para siswa tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyambut baik dan mengapresiasi rasa syukur yang ditunjukkan anak-anak Papua. Menurutnya, kehadiran fasilitas fisik hanyalah satu sisi dari tujuan besar pendidikan. Lebih dari itu, sekolah harus menjadi ruang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh anak bangsa tanpa memandang latar belakang.

 

Menteri Mu’ti menekankan visi pemerintah bahwa sekolah bukan sekadar tempat transfer ilmu pengetahuan untuk mencetak generasi cerdas, terampil, dan mandiri. Sekolah memiliki peran strategis sebagai wadah integrasi nasional, tempat anak-anak dari berbagai suku, agama, ras, dan latar belakang ekonomi tumbuh bersama dalam keberagaman yang harmonis.

 

“Sekolah adalah rumah kedua bagi anak-anak kita. Karena itu, sekolah adalah miniatur Indonesia. Di sini anak-anak belajar tidak hanya soal akademik dan keterampilan hidup, tetapi juga belajar hidup berdampingan, saling menghargai, dan bersatu dalam perbedaan. Kami ingin sekolah di manapun berada, termasuk di Sorong ini, menjadi tempat yang paling nyaman dan membahagiakan bagi anak-anak Indonesia,” tegas Mendikdasmen Abdul Mu’ti.(*)

Editor: Yosep Bifel

Apa reaksi kamu?

Komentar (0)

Sign in untuk menulis komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami.