Seputar PBD

Sinergi Tanpa Batas: Pembangunan KDKMP Papua Barat Daya Capai 87,12%, Bukti Nyata TNI–Pemerintah Bangun Ekonomi dari Pinggiran

Oiko_News

06 September 2026, 11:35 WIB

3 min baca
Sinergi Tanpa Batas: Pembangunan KDKMP Papua Barat Daya Capai 87,12%, Bukti Nyata TNI–Pemerintah Bangun Ekonomi dari Pinggiran
Artikel Multi-Halaman

SORONG (OikoNews) – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Dinas Koperasi & UKM, bersama Korem 181/PVT, mengumumkan akselerasi masif dalam pembangunan proyek strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Berdasarkan evaluasi kinerja lapangan per 1 September 2026, sinergi ini berhasil mencatatkan progres fisik rata-rata 87,12% di seluruh titik pembangunan aktif. Pencapaian ini bukan sekadar angka pembangunan, melainkan tulang punggung ekonomi baru bagi desa-desa di Papua Barat Daya, yang sekaligus memperkuat stabilitas keamanan wilayah melalui pemerataan kesejahteraan.

Kepala Dinas Koperasi & UKM Papua Barat Daya, Dr. Sellvyana Sangkek, S.E., M.Si., menegaskan bahwa KDKMP adalah simbol kehadiran negara yang paling konkret di tingkat akar rumput. Filosofi “Merah Putih” pada branding koperasi bukan sekadar identitas visual, melainkan pesan ideologis mengenai kedaulatan ekonomi masyarakat.

“KDKMP adalah manifestasi dari model security through prosperity. Kami tidak hanya membangun gedung, melainkan pusat pertumbuhan ekonomi yang menjadi penyeimbang terhadap kerawanan stabilitas di wilayah perbatasan dan terpencil. Dengan menggandeng jajaran Korem 181/PVT, kita memastikan bahwa kemandirian ekonomi masyarakat Papua Barat Daya tumbuh di atas fondasi keamanan yang kokoh,” tegas Dr. Sellvyana.

Laporan Capaian Fisik: Transparansi dan Efisiensi Tinggi

Data evaluasi per 1 September 2026 pukul 16.00 WIT menunjukkan kemajuan yang luar biasa dari 35 titik prioritas yang ditetapkan hingga akhir Agustus:

• Tuntas 100%: 11 titik telah berdiri kokoh dan siap memasuki tahap operasional;

• Dalam Pengerjaan Akhir: 24 titik dengan rata-rata progres fisik 87,12%;

• Akselerasi Kinerja: Kecepatan pembangunan meningkat tiga kali lipat dibanding fase awal, guna mengejar target milestone.

Tiga Lokasi Ditetapkan Sebagai Percontohan

Tiga lokasi dinobatkan sebagai KDKMP Percontohan karena telah mencapai status Operational Ready dengan kualitas infrastruktur terbaik, mencakup kesiapan Tampak Gerai dan Gudang sesuai standar nasional:

1. KDKMP Majaran — Distrik Salawati, Sorong

2. KDKMP Makotyamsa — Distrik Mayamuk, Sorong

3. KDKMP Bumi Ajo — Distrik Moswaren, Sorong Selatan

Apresiasi khusus diberikan kepada Kodim 1802/Sorong dan Kodim 1807/Sorsel atas dedikasi prajuritnya memastikan pembangunan tetap pada jalur meski menghadapi tantangan logistik yang berat.

Kendala Bergeser ke Kelistrikan dan Sarana Operasional

Pemerintah secara lugas mengidentifikasi bahwa kendala utama kini telah bergeser dari konstruksi bangunan ke pemenuhan daya listrik dan sarana operasional. Dibutuhkan intervensi lintas sektoral, terutama dari PT PLN (Persero), untuk mengimbangi kecepatan pembangunan yang dilakukan TNI.

Selain kelistrikan, sarana prasarana seperti perangkat WiFi, CCTV, mesin POS kasir, AC, hingga kendaraan logistik sedang dalam proses distribusi intensif menuju lokasi.

Langkah Mitigasi untuk Menjamin Target Tercapai

Untuk menjamin target 100% tercapai tanpa mengorbankan kualitas, langkah strategis telah diterapkan:

• Sistem Lembur Terukur: Jam kerja tambahan pukul 19.00–22.00 WIT dengan dukungan pemasok material siaga;

• Penambahan Tenaga Ahli: Fokus pada penyelesaian detail, kelistrikan, dan struktur atap;

• Pengawasan Digital: Pemantauan transparan melalui platform publik untuk menjamin akuntabilitas dan menangkal disinformasi.

Komitmen: Koperasi Harus Berputar, Bukan Menjadi Bangunan Mati

Menutup pernyataan, Dr. Sellvyana Sangkek menegaskan fokus utama ke depan: memastikan transaksi ekonomi nyata terjadi.

“Uang harus berputar di desa, dan masyarakat Papua Barat Daya harus menjadi tuan rumah di tanahnya sendiri melalui koperasi ini. Kami menuntut aksi segera dari penyedia sarpras dan koordinasi aktif dari PLN. Tujuan akhir kita adalah kemandirian ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.(*)

Editor : Yosep Bifel

Apa reaksi kamu?

Komentar (0)

Sign in untuk menulis komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami.