Penyerangan OTK, Kapolda Papua Barat Daya Himbau Masyarakat ke Tambrauw Tidak Usah Pakai Sepeda Motor
Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Gatot Haribowo, S.I.K., M.AP.
Sorong, (OikoNews)-Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Gatot Haribowo, S.I.K., M.AP. mengimbau masyarakat yang hendak bepergian menuju wilayah Tambrauw Regency maupun sebaliknya agar untuk sementara waktu tidak menggunakan sepeda motor.
Imbauan ini disampaikan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di tengah situasi keamanan yang dinilai kurang kondusif.
Menurut Kapolda, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan saat melakukan perjalanan, terutama menuju daerah-daerah yang saat ini masih menjadi perhatian aparat keamanan. Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul terjadinya aksi penembakan terhadap empat pengendara sepeda motor oleh orang tak dikenal (OTK). Peristiwa itu terjadi pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 11.30 WIT di Kampung Jokbu, Distrik Bamus Bama, Kabupaten Tambrauw.
Akibat insiden penembakan tersebut, dua orang korban dilaporkan meninggal dunia. Sementara dua korban lainnya masih dalam penanganan dan proses pendataan oleh pihak berwenang. Aparat kepolisian juga telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.
Kapolda Papua Barat Daya menegaskan bahwa saat ini tim gabungan masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan. Upaya penyelidikan dan pengamanan wilayah juga terus ditingkatkan guna memastikan situasi tetap terkendali.
Selain itu, aparat keamanan juga melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah serta tokoh masyarakat setempat untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut. Langkah ini diharapkan dapat membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.
Saat ini Kapolda Papua Barat Daya Gatot Haribowo bersama tim juga tengah dalam perjalanan menuju Kabupaten Tambrauw Regency untuk meninjau langsung lokasi kejadian perkara (TKP) serta memimpin langkah-langkah penanganan di lapangan.
Kapolda juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat kepolisian. “Tidak perlu panik, namun tetap waspada,” tegasnya.
(Editor: Yosep Bifel)
Apa reaksi kamu?