Pemprov PBD Kirim Tiga Pasang Capaska Terbaik Ikuti Seleksi Tingkat Nasional
Sorong, (OikoNews) – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (Pemprov PBD) mengirimkan tiga pasang Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) terbaik untuk mengikuti rangkaian seleksi tingkat nasional tahun 2026. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang bagi perwakilan daerah untuk lolos dan bertugas dalam upacara kenegaraan di tingkat pusat, sekaligus mengangkat nama baik provinsi di kancah nasional.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Barat Daya, George Japsenang, menyampaikan bahwa pengiriman ini merupakan tindak lanjut resmi setelah pihaknya menerima surat pemberitahuan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) terkait pelaksanaan seleksi calon Paskibraka tingkat nasional tahun berjalan.
“Kami akan memberangkatkan tiga pasang calon yang telah lolos melalui tahapan seleksi ketat di tingkat provinsi untuk mengikuti seluruh rangkaian tahapan seleksi di tingkat pusat,” tegasnya.
Menurut penjelasan George, ketiga pasang calon tersebut terdiri dari tiga peserta putra dan tiga peserta putri yang akan bersaing dengan perwakilan terbaik dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Dari total enam peserta yang dikirimkan, nantinya hanya satu pasang terbaik yang akan dipilih secara resmi untuk mewakili Papua Barat Daya sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional.
“Satu pasang yang dinyatakan diterima akan bertugas di tingkat nasional, sedangkan dua pasang lainnya yang belum terpilih akan kembali ke daerah dan tetap menjadi bagian dari kekuatan Paskibraka tingkat Provinsi Papua Barat Daya untuk bertugas di lingkungan daerah,” jelasnya lebih lanjut.
Ia menguraikan bahwa proses seleksi untuk mendapatkan calon-calon terbaik ini telah berlangsung secara bertahap. Sebelumnya, seleksi tingkat provinsi diikuti oleh puluhan peserta yang merupakan hasil penyaringan terbaik dari setiap kabupaten dan kota se-wilayah Papua Barat Daya. Dari tahapan tersebut, tercatat sebanyak 47 pasang calon Paskibraka dinyatakan lolos dan selanjutnya akan mengikuti program pembinaan berkelanjutan sebagai persiapan menjalankan tugas pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mendatang.
George menambahkan, para calon anggota Paskibraka tingkat provinsi tersebut dijadwalkan akan menjalani masa karantina dan pelatihan intensif selama dua pekan penuh. Pembinaan ini meliputi aspek fisik, pembentukan karakter mental, penanaman kedisiplinan tinggi, serta pendalaman wawasan kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila.
“Kami merencanakan pada awal Juli mendatang, para peserta sudah mulai memasuki masa karantina untuk mendapatkan pembinaan secara menyeluruh, agar mereka benar-benar siap secara fisik maupun batin,” ujarnya.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab, sehingga mampu menjalankan tugas mulia dalam mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih secara maksimal pada peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun 2026.
“Keberhasilan wakil Papua Barat Daya menembus seleksi Paskibraka tingkat nasional nantinya akan menjadi kebanggaan bersama bagi seluruh masyarakat daerah, sekaligus menjadi motivasi nyata bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri,” harapnya.
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, lanjut George, memiliki komitmen penuh untuk terus mendukung pembinaan generasi muda melalui program Paskibraka. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana strategis dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, jiwa kepemimpinan, serta memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme di kalangan pelajar dan pemuda.
👉Tiga Pasang Capaska Resmi Tiba di Jakarta
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, tiga pasang Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka perwakilan Provinsi Papua Barat Daya telah tiba di Ibu Kota untuk mengikuti seleksi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh BPIP. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 15 hingga 19 Juni 2026.
Adapun nama-nama peserta yang dikirimkan adalah:
1. Agung Klafle dari Kota Sorong
2. Natalius Tjaane dari Kabupaten Sorong Selatan
3. Pieter Feliks Yapen dari Kabupaten Raja Ampat
4. Flora Bosawer dari Kabupaten Maybrat
5. Vila Delvia Nauri dari Kabupaten Sorong
6. Yudith Yesika Mirino dari Kabupaten Tambrauw
Dalam keberangkatan ini, para peserta didampingi oleh tim pendamping resmi yang terdiri dari:
1. Nixon D. Homer dari Badan Kesbangpol Provinsi Papua Barat Daya
2. Adolfina dari Badan Kesbangpol Kabupaten Raja Ampat
3. Yoke dari Badan Kesbangpol Kabupaten Maybrat
4. Riyan Sinawi Rouw dari Badan Kesbangpol Kabupaten Tambrauw
Setelah mendarat dan tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta pada tanggal 15 Juni 2026, rombongan Capaska Papua Barat Daya langsung diserahkan kepada panitia seleksi yang telah menunggu dan menjemput. Selanjutnya, para peserta menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai syarat administrasi awal. Sementara itu, tim pendamping turut membantu menata dan mengantarkan perlengkapan para peserta menuju tempat penginapan di Hotel JS Senayan.
Setelah semuanya terkumpul, para Capaska pun beristirahat sejenak sambil bersiap mengikuti serangkaian tahapan seleksi yang akan berlangsung secara bertahap selama beberapa hari ke depan. Semangat juang dan harapan besar menyertai langkah mereka untuk membawa nama baik Papua Barat Daya di kancah nasional.(*)
Editor: Yosep Bifel
Apa reaksi kamu?