Seputar PBD

JKN: Jaminan Tenang Ibu Jumiati, Sehat Tanpa Terbeban Biaya

Oiko_News

10 September 2026, 17:52 WIB

3 min baca
JKN: Jaminan Tenang Ibu Jumiati, Sehat Tanpa Terbeban Biaya

SORONG (OikoNews) – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan terus membuktikan manfaat nyata bagi masyarakat, menjadikan akses layanan kesehatan yang layak dan berkualitas dapat dijangkau siapa saja, terlepas kondisi ekonomi. Salah satu yang merasakan langsung kehadiran program ini adalah Jumiati (41), ibu rumah tangga warga Kota Sorong yang telah lama menjadi peserta JKN. 

Bagi Ibu Jumiati, alasan bergabung sejak awal sangat sederhana namun mendasar: agar tetap bisa berobat dan tertolong saat kondisi keuangan sedang sulit. Di tengah keterbatasan biaya, JKN hadir memberikan kepastian dan rasa aman. 

“Saya sudah lama sekali menjadi peserta JKN. Tujuannya jelas supaya tetap dimudahkan berobat saat sedang tidak punya biaya. Dengan adanya JKN, saya merasa sangat terbantu; saat butuh pertolongan kesehatan, kita tetap bisa mendapat pelayanan yang baik,” ungkap Ibu Jumiati saat ditemui, Senin (7/9/2026). 

Selama menjadi peserta, pengalaman yang ia terima terus terasa positif. Tidak hanya fasilitas yang memadai, keramahan serta kesabaran petugas dalam melayani pun menjadi nilai tambah yang berarti. Penjelasan yang disampaikan pun mudah dipahami, sehingga tidak menimbulkan kebingungan atau kerumitan bagi peserta. 

“Selama ini pelayanannya bagus, fasilitasnya juga baik. Petugas ramah, sopan, sangat membantu. Penjelasannya gampang dimengerti, jadi saya tidak merasa bingung saat mengurus segala sesuatunya,” tambahnya. 

Menurutnya, pelayanan kesehatan bukan hanya soal gedung dan alat, melainkan juga bagaimana peserta didampingi dan dilayani dengan hati. Hal inilah yang membuatnya merasa dihargai dan nyaman. 

Nilai paling besar dari JKN terasa saat keadaan darurat datang secara tiba-tiba  saat sakit bisa menimpa kapan saja, tanpa diduga-duga. Saat itulah jaminan ini berfungsi sebagai penyangga paling andal: biaya bukan lagi penghalang untuk tetap mendapat pertolongan medis yang layak. 

“Kalau sedang sakit tapi tidak punya uang, kita tetap bisa berobat dan dilayani dengan baik. Itulah yang paling membantu saya. Karena sakit tidak pernah memberi tahu kapan datangnya, jadi rasanya tenang saja sudah ada jaminan ini,” ujarnya mantap. 

Bahkan saat mengurus perubahan administrasi kepesertaan  seperti pemindahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (Faskes) yang baru saja ia lakukan prosesnya berjalan cepat, lancar, dan petugas sigap membantu setiap kendala yang muncul. 

“Saya baru saja mengurus pindah faskes, selesainya cepat sekali. Kalau ada kesulitan, petugas langsung membantu. Alhamdulillah, beres dengan baik,” ceritanya. 

Pengalaman Ibu Jumiati adalah satu dari sekian banyak kisah nyata: JKN tidak sekadar menjamin pengobatan saat sakit, melainkan juga menyederhanakan urusan administrasi, melayani dengan sikap ramah, serta memberi kepastian perlindungan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat  terutama mereka yang membutuhkan bantuan paling besar. 

Bagi Ibu Jumiati dan ribuan peserta lainnya, JKN adalah jaminan ketenangan: tetap sehat, tetap terlayani, dan tidak terbebani saat biaya menjadi kendala.(*) 

Editor : Yosep Bifel

Apa reaksi kamu?

Tags

Komentar (0)

Sign in untuk menulis komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami.