Seputar Papua

DPR Papua Barat Gelar RDP Bahas Perkelahian di SMA Taruna Nusantara Manokwari

Oiko_News

24 April 2026, 18:40 WIB

2 min baca
DPR Papua Barat Gelar RDP Bahas Perkelahian di SMA Taruna  Nusantara Manokwari

MANOKWARI, (OikoNews)-DPR Provinsi Papua Barat akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas Perkelahian antar siswa  SMA Taruna Kasuari Nusantara, Manokwari, yang terjadi pada 22 April 2026.

Perkelahian siswa antar kelas itu mengakibatkan 8 orang mengalami luka serius sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Manokwari.

Anggota DPR Papua Barat, Ahmad Kuddus, mengatakan, RDP sebagai tindak lanjut atas peristiwa bentrokan antara siswa kelas XI dan kelas X yang terjadi pada Rabu malam 22 April 2026 .

Ad
Grab - Lebih Hemat Naik Grab

"RDP akan kami gelar bersama Dinas Pendidikan dan pihak sekolah untuk membahas kejadian ini secara menyeluruh,"ujarnya kepada wartawan.

Sebagai sekolah unggulan, SMA Taruna Kasuari musti mencerminkan kualitas pendidikan di Papua Barat, sehingga kejadian tersebut perlu menjadi perhatian serius semua pihak.

"Kejadian ini harus menjadi perhatian bersama. Sekolah ini adalah representasi kualitas pendidikan di Papua Barat,"kata Ahmad.

Dia mengatakan Komisi II DPR Papua Barat bersama pimpinan DPR telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi kejadian untuk melihat kondisi serta berdialog dengan pihak terkait, termasuk kepala sekolah, tenaga pengajar, Dinas Pendidikan, dan orang tua siswa.

Ad

Gojek

GoFood, GoRide, GoPay — Semua Dalam Satu Aplikasi

Download

Kunjungan tersebut, lanjut dia, bertujuan untuk mencari solusi sekaligus memastikan penanganan kasus berjalan dengan baik.

Melalui RDP yang akan digelar, DPR Papua Barat berharap dapat mengungkap akar permasalahan serta kendala yang terjadi, baik di lingkungan sekolah maupun dalam sistem pendidikan secara umum.

"Kita perlu evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang. Fokus kita adalah menciptakan kualitas pendidikan yang lebih baik di Papua Barat,"jelasnya.

Ahmad mengingatkan pentingnya penerapan sistem pendidikan dan pola pembinaan siswa yang tepat agar para pelajar dapat berkembang secara optimal.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing emosi dan menyerahkan proses hukum kepada aparat yang tengah menyelidiki kasus tersebut.

"Kita ingin memastikan kejadian seperti ini tidak terulang, sekaligus menjaga kepercayaan orang tua bahwa sekolah ini tetap menjadi tempat pendidikan yang baik bagi anak-anak mereka,"pungkasnya.(*)

Pewarta: Sarteis Way 
Editor: Yosep Bifel

Apa reaksi kamu?

Ad

OVO

Cashback & Promo Setiap Hari — Bayar Mudah di Mana Saja

Unduh OVO

Komentar (0)

Sign in untuk menulis komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Ad

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami.