Kesehatan

Dinas Kesehatan Kota Sorong Catat 7.350 Orang Ikuti Program CKG sepanjang Tahun 2025

Oiko_News

14 April 2026, 20:29 WIB

2 min baca
Dinas Kesehatan Kota Sorong Catat  7.350 Orang Ikuti Program CKG sepanjang Tahun 2025

KOTA SORONG, (OikoNews)-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sorong, Papua Barat Daya mencatat sebanyak 7.350 warga mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sepanjang tahun 2025 yang dilaksanakan di seluruh puskesmas di Kota Sorong.

Ditemui di Kantornya,  Selasa (14/4), Kepala Dinas (Kadis)Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat , SKM ., MAP menjelaskan Program Nasional Cek Kesehatan Gratis merupakan bagian dari pelayanan kesehatan yang bertujuan meningkatkan deteksi dini penyakit serta memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Dikatakan, pelaksanaan CKG di Kota Sorong sudah berjalan di 10 puskesmas yang tersebar di 10 distrik.

Ad
Grab - Lebih Hemat Naik Grab

"Sepanjang 2025, jumlah pendaftar program CKG mencapai 8.434 orang, namun yang hadir untuk menjalani pemeriksaan tercatat sebanyak 7.350 orang," jelas Jemima kepada awak media, Selasa.

Menurutnya, jumlah tersebut menunjukkan tingkat partisipasi masyarakat cukup tinggi karena sebagian besar pendaftar hadir untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan gratis.

"Ini artinya masyarakat sudah tahu adanya program CKG tersebut," ujarnya.

Ia merinci, pendaftar program CKG berasal dari berbagai kelompok usia, yakni bayi sebanyak tujuh orang, anak 532 orang, siswa SD 1.288 orang, siswa SMP 700 orang, siswa SMA 199 orang, usia 18–29 tahun sebanyak 1.675 orang, usia 30–39 tahun 1.303 orang, usia 40–59 tahun 1.920 orang, serta lanjut usia sebanyak 810 orang.

Ad

Gojek

GoFood, GoRide, GoPay — Semua Dalam Satu Aplikasi

Download

Dia melanjutkan bahwa melalui program ini, berbagai kasus dapat dideteksi lebih dini di tingkat puskesmas sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan mencegah komplikasi yang lebih serius.

“Jika ditemukan kasus yang memerlukan penanganan lanjutan, maka akan dirujuk ke rumah sakit sesuai prosedur,” katanya.

Ia menambahkan, pelaksanaan CKG didukung sistem pencatatan dan pelaporan berbasis aplikasi Satu Sehat yang terintegrasi secara nasional.

Namun, kata dia, dalam implementasinya masih ditemukan sejumlah kendala, terutama terkait pemahaman penggunaan aplikasi serta gangguan jaringan internet di beberapa puskesmas.

“Kami berharap aplikasi ini dapat lebih disederhanakan agar mudah dipahami petugas, serta didukung jaringan internet yang lebih stabil sehingga pelayanan bisa berjalan optimal,” ujarnya.

Dia menilai program CKG memberikan dampak positif bagi masyarakat, antara lain meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan, menekan biaya pengobatan di masa depan melalui deteksi dini, serta membantu mengurangi beban pembiayaan pada sistem kesehatan nasional.

"Selain itu, data yang dihimpun melalui program ini diharapkan dapat menjadi basis perencanaan dan evaluasi kebijakan kesehatan ke depan," ujarnya.

Untuk tahun 2026, Dinas Kesehatan Kota Sorong menargetkan pelaksanaan CKG dapat lebih optimal dengan peningkatan jumlah peserta serta kualitas layanan di seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama.

“Kami berharap seluruh masyarakat semakin mengetahui dan memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang tersedia di puskesmas,” imbau Kadis Kesehatan Kota Sorong.(*)

Editor : Yosep Bifel

Apa reaksi kamu?

Ad

OVO

Cashback & Promo Setiap Hari — Bayar Mudah di Mana Saja

Unduh OVO

Komentar (0)

Sign in untuk menulis komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Ad

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami.