Perkuat Layanan CKG, Dinkes Sorong Selatan dan Dinkes PBD Gelar Pendampingan dan Evaluasi
SORONG SELATAN (Oikonews)— Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Selatan bersinergi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya dalam memperkuat pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis atau CKG melalui kegiatan pendampingan, koordinasi, dan evaluasi.
Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, pada 1 hingga 2 Agustus 2026, bertempat di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Selatan. Kegiatan ini diikuti sebanyak 20 peserta yang berasal dari 18 Puskesmas se-Kabupaten Sorong Selatan.
Fokus utama kegiatan adalah mengevaluasi capaian pelaksanaan CKG yang masih perlu ditingkatkan, sekaligus memberikan bimbingan teknis kepada petugas Puskesmas terkait tata cara pengisian tatalaksana penyakit Diabetes Melitus dan Hipertensi pada aplikasi ASIK CKG.
Selain itu, peserta mendapatkan pendampingan mengenai strategi penginputan data berdasarkan sasaran di masing-masing Puskesmas.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Selatan, Marthina Atanay, SKM., M.Kes., selaku penanggung jawab kegiatan, menekankan pentingnya pelaporan pelayanan secara rutin dan terkoordinasi.
“Kami menekankan kepada seluruh Puskesmas agar hasil pelayanan dapat dilaporkan secara rutin. Setiap minggu, Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Selatan akan menerima dan mengirimkan hasil pelayanan sebanyak dua kali melalui grup Puskesmas dan Dinas Kesehatan se-Kabupaten Sorong Selatan,” ujar Marthina.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Selatan, Marthina Atanay, SKM., M.Kes. Ketika Memberikan Arahan
Menurutnya, penguatan koordinasi dan pelaporan tersebut diperlukan untuk memastikan perkembangan pelaksanaan CKG dapat dipantau secara berkala, sekaligus menjadi dasar dalam menentukan langkah tindak lanjut.
“Di akhir kegiatan, kami juga sudah menandatangani fakta integritas terkait rencana tindak lanjut yang telah disepakati bersama. Rencana ini disusun berdasarkan kendala-kendala yang telah kita identifikasi dan mitigasi secara bersama-sama,” jelasnya.
Sementara itu, narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya, Yanto Yumame, SKM., M.Kes., menegaskan pentingnya penerapan sistem pencatatan data CKG secara terpadu di seluruh Puskesmas.
“Semua Puskesmas di seluruh Provinsi Papua Barat Daya sudah harus melakukan pencatatan satu pintu data CKG melalui integrasi e-Puskesmas dengan SATU SEHAT Atau kebijakan single entry cek kesehatan gratis. Ini penting agar pencatatan dan pengelolaan data pelayanan dapat dilakukan secara terintegrasi,” tegas Yanto.

Narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya, Yanto Yumame, SKM., M.Kes.,
Ia juga mendorong agar ke depan seluruh Puskesmas menggunakan aplikasi e-Puskesmas yang telah mengacu pada Surat Edaran Direktorat Pelayanan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan.
“Kami berharap ke depan seluruh Puskesmas dapat menggunakan aplikasi e-Puskesmas yang sudah mengacu pada surat edaran Direktorat Pelayanan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan,” tambahnya.
Melalui kegiatan pendampingan dan evaluasi ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Selatan bersama Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya berharap pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis dapat berjalan semakin optimal.
Penguatan pencatatan, pelaporan, penginputan data, serta tindak lanjut terhadap hasil pemeriksaan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Sorong Selatan.
EDITOR : EK
Apa reaksi kamu?