Seputar PBD

Pemkot Sorong Sosialisasi ProKlim: Perkuat Ketahanan Lingkungan dan Perlindungan Mata Air

Yosep Bifel

01 Juli 2026, 12:56 WIB

4 min baca
Pemkot Sorong Sosialisasi ProKlim:  Perkuat Ketahanan Lingkungan dan Perlindungan Mata Air
Artikel Multi-Halaman

Sorong,(OikoNews)– Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup melaksanakan kegiatan sosialisasi Program Kampung Iklim (ProKlim) serta upaya perlindungan mata air. Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK YPK Immanuel Remu, Kota Sorong, pada Rabu (1/7/2026) ini menjadi langkah strategis untuk melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung program pembangunan daerah.

 

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Sorong, Ruddy R. Laku, S.Pi., MM., mewakili Walikota Sorong, Septinus Lobat, SH., M.PA. Kegiatan dihadiri oleh unsur pemerintah kelurahan, kelompok masyarakat peduli lingkungan, serta warga masyarakat setempat, termasuk perwakilan Orang Asli Papua (OAP) sebagai bagian penting dari sasaran program ini.

 

Ket Foto: Plt Sekda Ruddy Laku menyerahkan secara simbolis bibit tanaman pohon kepada perwakilan masyarakat.

Mewakili Kepala Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Ketua Panitia sekaligus Kepala Bidang Tata Lingkungan Kota, Angelia Wermasubun, menyampaikan dalam laporannya bahwa pelaksanaan Proklim merupakan upaya nyata untuk meningkatkan ketahanan masyarakat menghadapi dampak perubahan iklim melalui langkah-langkah adaptasi dan mitigasi yang diterapkan langsung di tingkat kelurahan.

 

“Program ini juga dirancang agar menyentuh langsung kebutuhan Orang Asli Papua, sekaligus mendukung program prioritas Pemerintah Kota Sorong, terutama upaya penurunan angka stunting dan gizi buruk. Hal ini dapat tercapai dengan menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, serta menjamin ketersediaan sumber daya alam yang terjaga kualitasnya,” jelas Angelia yang akrab disapa Enjel.

 

Ket Foto: kegiatan sosialisasi Program kampung iklim dengan menghadirkan narasumber kompeten dibidang lingkungan hidup 

Lebih lanjut, ia menguraikan maksud dan tujuan utama kegiatan ini. Pertama, meningkatkan pemahaman dan partisipasi aktif masyarakat terhadap Program Kampung Iklim. Kedua, melindungi dan melestarikan sumber mata air sebagai penyangga utama kehidupan dan daya dukung lingkungan. Ketiga, mendorong gerakan penghijauan melalui pembagian bibit tanaman kepada warga agar lingkungan semakin asri dan sejuk.

Kegiatan ini terdiri dari tiga bentuk utama yang saling melengkapi. Pertama, sosialisasi Proklim, di mana tim penyelenggara menyampaikan materi secara jelas mengenai konsep dasar, manfaat, serta cara penerapan program ini di lingkungan masing-masing kelurahan. Masyarakat diajak memahami peran mereka dalam menjaga keseimbangan iklim secara sederhana namun berdampak luas.

 

Kedua, sosialisasi perlindungan mata air. Materi ini menekankan pentingnya membangun dan menata bangunan pelindung mata air agar kualitas air tetap terjaga, tidak tercemar, dan ketersediaannya dapat berlanjut sepanjang tahun untuk kebutuhan sehari-hari warga.

 

Ketiga, pembagian bibit tanaman produktif maupun tanaman pelindung lingkungan. Pembagian ini menjadi bagian dari upaya nyata penghijauan yang diharapkan dapat dilakukan secara mandiri oleh warga di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

 

 Ket Foto: Plt Sekda Ruddy Laku didampingi Ketua Panitia pelaksana kegiatan Angelia Wermasubun saat memberikan keterangan kepada wartawan 

Plt Sekretaris Daerah Kota Sorong, Ruddy R. Laku menegaskan bahwa perubahan besar dalam menjaga lingkungan harus dimulai dari kesadaran dan tindakan setiap individu.

 

“Kami berharap masyarakat dapat memulai dari diri sendiri untuk sama-sama menjaga lingkungan agar iklim tetap terjaga. Langkah paling sederhana yang bisa dilakukan adalah tidak membuang sampah sembarangan, baik di selokan, saluran air, maupun di jalan raya. Selain itu, mulailah menanam pohon atau tanaman di halaman rumah masing-masing. Jika hal ini dilakukan bersama-sama, maka kondisi iklim dan lingkungan di Kota Sorong akan semakin membaik,” ujar Ruddy kepada wartawan usai membuka kegiatan sosialisasi program kampung iklim.

 

Ia juga menghimbau kepada seluruh warga untuk mematuhi aturan pengelolaan sampah yang telah ditetapkan, membuang sampah pada tempatnya dan pada jadwal yang telah ditentukan, serta turut merawat pohon dan tanaman yang sudah ditanam di sepanjang jalan maupun di taman-taman kota yang telah disediakan pemerintah.

 

“Menjaga lingkungan dan melestarikan sumber daya alam adalah tanggung jawab kita bersama. Lingkungan yang terjaga akan memberikan manfaat langsung bagi kesehatan, ketersediaan air bersih, serta kesejahteraan seluruh warga Kota Sorong, baik untuk saat ini maupun untuk generasi mendatang,” pungkasnya.

 

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan kesadaran lingkungan semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga Program Kampung Iklim dan upaya perlindungan mata air dapat berjalan berkelanjutan, menjadikan Kota Sorong sebagai wilayah yang tangguh menghadapi perubahan iklim dan tetap lestari.(*)

Editor: Yosep Bifel

Apa reaksi kamu?

Komentar (0)

Sign in untuk menulis komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami.