Musorprovlub KONI PBD Resmi Digelar: Langkah Bersatu Mewujudkan Olahraga Prestasi yang Diharumkan di Kancah Nasional dan Dunia
Sorong,(OikoNews) – Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2026 secara resmi dibuka di Hotel Rylich Panorama, Jalan Sam Ratulangi, Distrik Sorong, Kota Sorong, pada Rabu (29/7/2026). Mengusung tema “Bersatu Membangun Negeri Melalui Olahraga Prestasi Papua Barat Daya yang Dibanggakan di Tingkat Nasional dan Internasional”, kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkokoh konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah strategis baru pembinaan olahraga prestasi di provinsi termuda di Indonesia.
Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos., Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman beserta jajaran, Caretaker Ketua KONI Papua Barat Daya Mayjen TNI (Purn.) Eko Budi Soepriyono, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Bupati dan Wali Kota atau perwakilannya, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Ketua KONI Kabupaten/Kota, pengurus 32 cabang olahraga, tokoh-tokoh olahraga, hingga insan pers.


Ket Foto: pemukulan tifa menandai pembukaan musoprovlub dan tamu undangan (OikoNews/Yosep Bifel)
Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Caretaker Ketua KONI Papua Barat Daya Mayjen TNI (Purn.) Eko Budi Soepriyono. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mendukung terselenggaranya musyawarah ini. “Kami berharap forum ini mampu melahirkan kepengurusan yang kokoh, bersatu, dan semakin profesional dalam menjalankan tugas membina atlet serta mengembangkan potensi olahraga prestasi di seluruh wilayah Papua Barat Daya,” ujarnya.
Selanjutnya, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman memberikan arahan yang mengajak seluruh elemen dunia olahraga untuk senantiasa menjaga persatuan. Ia menekankan bahwa Musorprovlub bukan sekadar agenda rutin, melainkan wadah nyata untuk memperkuat komitmen bersama membangun prestasi. Menurutnya, Papua Barat Daya menyimpan potensi luar biasa untuk melahirkan atlet-atlet kelas dunia, asalkan seluruh komponen olahraga bersinergi dalam satu tujuan yang sama.

Ketua Umum Koni Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman
Puncak acara ditandai dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi Musorprovlub oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu. Dalam pidatonya, Gubernur menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada KONI Pusat, Caretaker KONI Papua Barat Daya, panitia pelaksana, serta seluruh pengurus cabang olahraga yang telah mengerahkan segala kemampuan demi keberhasilan kegiatan ini.
Gubernur menegaskan bahwa Musorprovlub memiliki makna jauh melampaui sekadar pergantian kepengurusan. “Ini adalah momentum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh, memperkuat konsolidasi organisasi, dan merumuskan kebijakan pembinaan olahraga yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Caretaker Ketua Koni Papua Barat Daya, Mayjen TNI (Purn.) Eko Budi Soepriyono
“Papua Barat Daya memang provinsi yang masih sangat muda, namun usia muda bukanlah alasan atau penghalang untuk melahirkan prestasi besar. Kita memiliki sumber daya manusia yang berbakat, atlet-atlet potensial, serta semangat masyarakat yang tinggi untuk memajukan dunia olahraga,” tambah Elisa Kambu.
Gubernur berharap musyawarah ini menghasilkan kepemimpinan KONI yang berintegritas tinggi, profesional, transparan, akuntabel, mampu merangkul seluruh cabang olahraga tanpa terkecuali, serta memiliki visi besar menjadikan Papua Barat Daya sebagai salah satu kekuatan olahraga yang diperhitungkan di tingkat nasional. Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk senantiasa mengedepankan semangat persaudaraan dan sportivitas selama proses pemilihan berlangsung.
“Jangan sampai energi dan pikiran kita habis hanya karena perbedaan pilihan. Begitu musyawarah selesai, tidak boleh ada lagi kelompok-kelompok yang terpisah. Yang ada hanyalah satu tujuan bersama: membangun prestasi olahraga Papua Barat Daya,” pesannya dengan tegas.

Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu,S.Sos
Lebih jauh, Gubernur menyatakan komitmen Pemerintah Provinsi untuk senantiasa mendukung pembangunan olahraga sesuai kemampuan keuangan daerah. Namun ia mengingatkan bahwa keberhasilan olahraga tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya anggaran, melainkan oleh tata kelola organisasi yang baik, sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan, peningkatan kualitas pelatih, penerapan ilmu keolahragaan atau sport science, manajemen kompetisi yang teratur, serta sinergi kuat antara pemerintah, KONI, cabang olahraga, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat luas.
Kepada kepengurusan yang nantinya terpilih, Gubernur meminta segera menyusun langkah strategis menyeluruh, mulai dari penataan organisasi yang modern, penyusunan basis data atlet berbasis prestasi, penguatan pembinaan usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan tenaga keolahragaan, optimalisasi pemanfaatan fasilitas, hingga membangun kemitraan strategis dengan dunia usaha. Selain itu, persiapan matang menghadapi Pra-PON, Pekan Olahraga Nasional (PON), serta berbagai kejuaraan nasional dan internasional harus menjadi prioritas utama, agar Papua Barat Daya tidak hanya tampil sebagai peserta, melainkan mampu bersaing dan meraih prestasi gemilang.

Mengakhiri sambutannya, Elisa Kambu mengajak seluruh insan olahraga menjadikan KONI sebagai rumah besar yang mempersatukan seluruh cabang olahraga tanpa membedakan kepentingan kelompok. “Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa KONI Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga seluruh proses musyawarah berjalan lancar dan menghasilkan kepengurusan terbaik untuk membawa olahraga Papua Barat Daya semakin maju, berprestasi, serta mengharumkan nama Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” tutup Gubernur.
Pelaksanaan Musorprovlub KONI Papua Barat Daya Tahun 2026 kini diharapkan menjadi titik balik yang nyata, lahirnya kepemimpinan baru yang mampu memperkuat pembinaan olahraga secara berkelanjutan, membangun sinergi antar seluruh pemangku kepentingan, serta mencetak atlet-atlet berprestasi yang menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Papua Barat Daya di masa mendatang.(*)
Editor : Yosep Bifel
Apa reaksi kamu?