Seputar Papua

Polda Papua Barat Gelar Podcast Edukasi: Bersama BMKG, Basarnas, dan Dinas Lingkungan Hidup Bahas Kesiapsiagaan Hadapi El Niño

Oiko_News

06 Agustus 2026, 14:07 WIB

3 min baca
Polda Papua Barat Gelar Podcast Edukasi: Bersama BMKG, Basarnas, dan Dinas Lingkungan Hidup Bahas Kesiapsiagaan Hadapi El Niño
Artikel Multi-Halaman

MANOKWARI (OikoNews) – Polda Papua Barat melalui Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) menggelar Podcast Humas Polda Papua Barat dengan tema “Siaga El Niño: Menghadapi Ancaman Kekeringan dan Risiko Lingkungan di Papua Barat”, pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini menghadirkan pemangku kepentingan terkait guna memberikan pemahaman sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap dampak fenomena iklim yang berpotensi melanda wilayah Papua Barat.

Podcast ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya:  Kepala Kantor SAR Manokwari, Yefri Sabarudin, S.P., M.A.P.;

 Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Papua Barat, Sony Hartono, S.Si.; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Papua Barat, Jimmy W. Susanto, S.Hut., M.P.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai potensi dampak El Niño di wilayah Papua Barat, antara lain meningkatnya risiko kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta pentingnya kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan. Melalui siaran ini, Polda Papua Barat bersama instansi terkait juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam pencegahan bencana, menjaga kelestarian alam, serta senantiasa memperoleh informasi dari sumber yang resmi dan terpercaya.

👉Imbauan Bijak Kelola Air dan Perkuat Informasi Resmi

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Papua Barat, Sony Hartono, S.Si., mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan, menggunakan air secara hemat dan bijak, serta meningkatkan kewaspadaan menghadapi dampak kekeringan akibat El Niño. Ia juga mengajak masyarakat mengikuti perkembangan informasi cuaca dan iklim melalui kanal resmi BMKG maupun Podcast Humas Polda Papua Barat, agar memperoleh data yang akurat dan tidak mudah terprovokasi informasi yang belum jelas kebenarannya.

👉Larangan Membakar Lahan dan Jaga Kawasan Hutan

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Papua Barat, Jimmy W. Susanto, S.Hut., M.P., mengajak masyarakat lebih berhati-hati dalam setiap aktivitas selama musim kemarau. Ia menegaskan pentingnya tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena dapat memicu kebakaran hutan dan lahan yang merugikan lingkungan, kesehatan, maupun keselamatan bersama. Masyarakat juga diimbau menghindari aktivitas berisiko menimbulkan api di kawasan hutan, serta bersama-sama menjaga kelestarian alam sejak dini.

👉Siaga Darurat dan Layanan SAR Gratis

Kepala Kantor SAR Manokwari, Yefri Sabarudin, S.P., M.A.P., turut mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan hal-hal yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, kebakaran tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengancam keselamatan jiwa dan menimbulkan kondisi darurat yang membutuhkan upaya pencarian dan pertolongan. “Jangan ragu menghubungi Kantor SAR Manokwari apabila terjadi keadaan darurat. Seluruh layanan pencarian dan pertolongan yang diberikan Basarnas tidak dipungut biaya,” tegasnya.

👉Sinergi Lintas Sektor, Kesadaran Seluruh Masyarakat

Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Triyadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa podcast ini merupakan wujud upaya Polda Papua Barat menyebarluaskan informasi dan edukasi melalui media digital yang menjangkau masyarakat luas.

“Melalui Podcast Humas Polda Papua Barat, kami ingin membangun kesadaran bahwa menghadapi El Niño bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Dengan memahami potensi risikonya dan mengikuti imbauan instansi terkait, diharapkan kita dapat meminimalkan dampak kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan di Papua Barat,” ujar Kabid Humas.

Melalui kegiatan ini, Polda Papua Barat berharap sinergi antara Polri, BMKG, Basarnas, Dinas Lingkungan Hidup, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Edukasi yang berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan sehingga tercipta lingkungan yang aman, sehat, dan tetap lestari meskipun di tengah musim kemarau yang berpotensi kering akibat El Niño. (*)

Editor : Yosep Bifel

Apa reaksi kamu?

Komentar (0)

Sign in untuk menulis komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami.