Pemkot Sorong Gelar Ajang Talenta, Diikuti 737 Siswa dari Berbagai Sekolah Dasar
Sorong (OikoNews) – Pemerintah Kota (Pemkot ) Sorong, Papua Barat Daya kembali menegaskan komitmennya dalam memajukan kualitas pendidikan daerah dengan menggelar Ajang Talenta tingkat Sekolah Dasar. Kegiatan besar ini mencakup tiga ajang bergengsi sekaligus, yaitu Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), serta Olimpiade Sains Nasional (OSN).
Acara yang menjadi wadah pengembangan potensi siswa ini dilangsungkan di Gedung Lambert Jitmau Kantor Walikota pada Sabtu (16/5/2026), dan berhasil menarik partisipasi sebanyak 737 siswa terbaik yang berasal dari berbagai sekolah dasar yang tersebar di seluruh wilayah Kota Sorong.
Partisipasi peserta dalam ajang ini terbagi ke dalam tiga kategori lomba sesuai dengan bidang minat dan bakat masing-masing. Untuk cabang olahraga melalui O2SN, tercatat sebanyak 171 siswa yang turun berkompetisi menunjukkan kemampuan fisik dan semangat sportivitas. Di bidang seni dan sastra melalui FLS3N, ada 138 siswa yang menampilkan kreativitas, bakat seni, dan keterampilan berbahasa yang luar biasa. Sementara itu, jumlah peserta terbanyak tercatat pada cabang sains melalui OSN, yang diikuti oleh 428 siswa dengan kemampuan logika, penalaran, dan pemahaman ilmu pengetahuan yang mumpuni. Angka partisipasi yang besar ini menjadi bukti nyata bahwa minat dan bakat siswa Sekolah Dasar di Kota Sorong sangat beragam dan potensinya sangat besar untuk terus dikembangkan.
Upaya pemerintah daerah dalam menggelar kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak, termasuk dari Penjabat Sementara (PJS) Tamrin Tajudin yang hadir mewakili Wali Kota Sorong, Septinus Lobat. Dalam sambutannya, Tamrin Tajudin menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sorong terus bergerak aktif membangun sistem pendidikan yang berkualitas.Salah satu langkah strategis utamanya adalah melalui pelaksanaan program sekolah gratis yang dijalankan di bawah kepemimpinan Wali Kota Septinus Lobat.
“Program pendidikan gratis ini bukan sekadar kebijakan biasa, melainkan langkah serius dan strategis untuk membangun fondasi sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas di Kota Sorong. Jika kita melihat sejarah perjalanan pembangunan daerah ini yang sudah berlangsung selama kurang lebih 26 tahun, baru pada masa pemerintahan inilah program sekolah gratis hadir secara nyata dan menyeluruh. Hal ini tentu patut kita syukuri bersama, karena ini adalah bukti kepedulian pemerintah yang nyata demi masa depan pendidikan anak-anak kita di sini,” ujar Tamrin Tajudin.
Lebih lanjut, Tamrin juga menekankan bahwa kemajuan pendidikan tidak bisa dihasilkan hanya melalui kerja pemerintah daerah semata. Dukungan dan peran aktif para guru sangatlah krusial sebagai ujung tombak yang berhadapan langsung dengan proses pembelajaran dan pembentukan karakter siswa di sekolah. Tanpa dedikasi dan kerja keras para pendidik, berbagai program dan kebijakan pendidikan yang dirancang tidak akan bisa berjalan maksimal dan memberikan hasil yang diharapkan.
Tamrin juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan ajang seperti O2SN, FLS3N, dan OSN. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan biasa, melainkan sarana strategis untuk membangun karakter, menumbuhkan kreativitas, serta membentuk jiwa kompetitif dan daya saing yang sehat pada diri siswa sejak usia dini. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan nasional yang tidak hanya mencetak siswa yang pintar secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, kreatif, dan berjiwa sportif.
“Kegiatan seperti ini sebenarnya adalah kekuatan moral bagi bangsa kita. Di sini terlihat adanya sinergi yang sangat baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam membangun sistem pendidikan yang menyeluruh dan berkualitas. Hal ini terlihat jelas dari dukungan berbagai program nasional seperti program makan bergizi gratis hingga peningkatan ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah-sekolah. Semuanya bertujuan agar anak-anak kita bisa tumbuh dan berkembang dalam lingkungan pendidikan yang mendukung potensi terbaik mereka,”katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sorong, Yuliana Kurihio, menjelaskan bahwa Ajang Talenta ini merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dipersiapkan dengan matang. Menurutnya, kegiatan ini memiliki dampak yang sangat besar dan positif terhadap peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh di daerah. Mengingat jumlah peserta yang cukup besar dan keterbatasan fasilitas yang tersedia, pelaksanaan serangkaian lomba ini dilakukan secara bertahap agar semua rangkaian kegiatan bisa berjalan dengan tertib, lancar, dan memberikan kesempatan yang adil bagi setiap peserta untuk menampilkan kemampuannya.
“Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan yang harus diselesaikan. Ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Sorong. Melalui ajang ini, tercipta suasana persaingan yang positif antar sekolah maupun antar guru, di mana masing-masing saling berlomba memberikan pembinaan terbaik agar siswa yang mereka bimbing bisa tumbuh menjadi anak yang lebih maju, berprestasi, dan yang paling penting adalah memiliki rasa percaya diri yang tinggi,” jelas Yuliana Kurihio.
Selain itu, Yuliana juga menyampaikan bahwa tujuan utama dari pelaksanaan ajang ini adalah untuk menjaring dan menemukan bibit-bibit unggul yang memiliki bakat istimewa di bidang olahraga, seni, sastra, maupun sains. Siswa-siswa terbaik yang terpilih dari ajang tingkat kota ini nantinya akan dibina dan dipersiapkan untuk maju mewakili Kota Sorong dalam ajang yang lebih tinggi, mulai dari tingkat provinsi hingga ke tingkat nasional.
“Kami ingin menciptakan lingkungan di mana anak-anak kita berani tampil di depan umum, memiliki rasa percaya diri yang kuat, mampu mengekspresikan ide dan bakat yang mereka miliki, serta berani menunjukkan kemampuan terbaik mereka sejak duduk di bangku sekolah dasar. Inilah modal dasar yang sangat berharga bagi masa depan mereka sendiri maupun bagi kemajuan daerah ini,” tambah Yuliana.
Melalui terselenggaranya Ajang Talenta ini, Pemerintah Kota Sorong memiliki harapan besar agar kualitas pendidikan di daerah ini terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Di samping itu, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik maupun non-akademik, tetapi juga kreatif, berkarakter kuat, dan siap bersaing dengan anak-anak muda dari daerah lain di tingkat yang lebih tinggi, membawa nama baik Kota Sorong di kancah yang lebih luas.(*)
Editor: Yosep Bifel
Apa reaksi kamu?