Seputar PBD

Lantik Pengurus Kontraktor Tibilibi, Gubernur Elisa Tantang Pengusaha OAP Main di Nonkonstruksi

Oiko_News

12 April 2026, 07:50 WIB

3 min baca
Lantik Pengurus Kontraktor Tibilibi, Gubernur Elisa Tantang Pengusaha OAP Main di Nonkonstruksi

Sorong, (OikoNews)- Gubėrnur Papua Barat Daya Elisa Kambu melantik Badan Pengurus Perkumpulan Kontraktor Tibilibi Orang Asli Papua Provinsi Papua Barat Daya di Luxio Hotel Sorong, Sabtu  11 April 2026.

Badan Pengurus  Perkumpulan Kontraktor Tabilibi Papua Barat Daya periode 2026-2030,  diketuai  Hendrik Mobalen .

Gubernur Elisa  Kambu mengajak  seluruh anggota asosiasi pengusaha konstruksi orang asli Papua tidak bergantung pada paket kegiatan  dari pemerintah, tetapi mampu menangkap peluang potensi sumber usaha lain  untuk berwira usaha.

Ad
Grab - Lebih Hemat Naik Grab

Menurut Elisa, kemajuan tidak harus selalu menunggu paket pekerjaan dari pemerintah, tetapi dapat dimulai dari inisiatif mandiri berbasis kekayaan alam lokal atau non konstruksi.

"Kalau hanya bikin asosiasi tunggu paket kegiatan dari pemerintah memang agak berat pada kondisi fiskal kita hari ini. Tapi bukan pemerintah tidak menolak, pasti ada kita berikan, tapi terbatas," kata Elisa saat diwawancarai awak media.

Dikatakan, APBD 2026 hanya 1 triliun . Kemudian ada kebijakan efiensi anggaran oleh pusat. Ini tentu berdampak langsung ke daerah.

"Keadaan kita hari ini memang begitu. Kita tidak bisa berharap banyak.  Yang kepingin dapat  lebih banyak sedangkan paket kegiatan jumlahnya terbatas. Jadi kalau ada yang dapat, kemudian  yang tidak dapat tidak usah patah semangat. Tetap optimis. Jangan ada kecemburuan diantara mereka, "ujarnya.

Ad

Gojek

GoFood, GoRide, GoPay — Semua Dalam Satu Aplikasi

Download

Gubernur Elisa mengarahkan para pengusaha Papua melihat peluang lain  yang lebih menjanjikan seperti pengembangan sektor pertanian seperti cetak sawah, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peternakan ayam potong ,ayam  petelur, hingga budidaya perikanan melalui keramba.

Ket: Gubernur Elisa Kambu saat diwawancarai awak media. Foto: OikoNews

Menurutnya, jika potensi tersebut dikelola secara bersama-sama dan berkelanjutan, maka pemerintah siap hadir untuk memberikan pendampingan dan dukungan agar masyarakat dapat berkembang secara mandiri dan sejahtera.

"Saya tantang  bapak ibu saudara sekalian. Kalau ada yang membuka usaha ayam potong, ayam petuler  atau pelihara ikan, datang, saya siap berikan bantuan , suntikan modal," tandas Elisa.

Menanggapi  ajakan  Gubernur Papua Barat Daya,  Ketua Perkumpulan Kontraktor Tabilibi Orang Asli Papua, Hendrik Mobalen menyampaikan bahwa setelah mendengar arahan dan penjelasan Gubernur terkait kondisi Papua Barat Daya  pada saat ini, maka asosiasi yang dipimpin akan tetap di rel pemerintahan yang ada  untuk mendukung segala kebijakan Gubernur bersama jajarannya.

"Kami bersyukur bapak gubernur telah hadir dan melantik asosiasi Kontraktor Tabilibi. Kita juga syukur bapak gubernur juga menyampaikan kondisi provinsi kita dan memberikan arahan supaya kami juga bergerak di UMKM atau usaha lain yang bertujuan untuk memberdayakan kita," kata Hendrik kepada awak media.

Dia menuturkan,  asosiasi Kontraktor Tabilibi baru dibentuk, tentu perlu mendapatkan pendampingan pemerintah daerah dalam hal pemberdayaan orang asli Papua untuk bangkit dan berusaha.

"Arahan bapak gubernur tadi sangat baik sekali. Ini tentu kita pahami bahwa beliau membuka jalan bagi kita untuk maju, untuk bangkit. Bahwa orang Papua juga bisa bergerak di semua sektor ekonomi," pungkasnya.(*)

Editor: Yosep Bifel

Apa reaksi kamu?

Ad

OVO

Cashback & Promo Setiap Hari — Bayar Mudah di Mana Saja

Unduh OVO

Komentar (0)

Sign in untuk menulis komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Ad

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami.