Seputar Papua

Pengamat Minta Gubernur Elisa Evaluasi Bapperida jika Tidak Hadiri RDP dengan Pansus LKPJ

Oiko_News

15 April 2026, 16:34 WIB

2 min baca
Pengamat Minta Gubernur Elisa Evaluasi  Bapperida jika Tidak Hadiri  RDP dengan Pansus LKPJ

SORONG, (OikoNews)-Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Barat Daya (DPRP PBD) tengah melakukan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LPKJ) Gubernur Papua Barat Daya tahun 2025 dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Sudah sepekan  Panitia Khusus (Pansus) DPRP menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP)dengan masing-masing OPD.

Namun ada OPD  yang tidak hadir dalam RDP tersebut. Yakni Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) yang dipimpin oleh Drs Yakob M Kareth yang juga adalah Pj Sekda Papua Barat Daya.

Pansus DPRP  pun terpaksa  menjadwalkan ulang pembahasan dengan Bapperida.

Ad
Grab - Lebih Hemat Naik Grab

“Kita sudah jadwalkan dan surat juga sudah disampaikan sejak minggu lalu. Harapannya pembahasan LKPJ ini bisa berjalan sesuai jadwal, karena ini penting untuk perbaikan kinerja pemerintah ke depan,” ujar Wakil Ketua Pansus LKPJ, Yanto Yatam di kantor DPRP PBD.

Ketidakhadiran Bapperida  pada RDP tersebut, turut disayangkan Pengamat Politik dan Pembangunan Papua Barat Daya, Ortis Kambu.   Kepada media ini, ia menyatakan, Bapperida merupakan jantung dari pengelolaan pemerintahan karena itu tidak alasan  untuk hadir dalam pembahasan LKPJ Gubernur Papua Barat Daya.

"Kalau sampai Bapperida tidak hadir  untuk menyampaikan program yang sudah dilaksanakan dan program-program yang akan dilaksanakan  ke depan, maka saya pertanyakan kinerja mereka," ujar Ortis di Sorong, Selasa (14/4).

Dia menduga ketidakhadiran itu karena  program -programnya  bukan dibuat sendiri tetapi pihak diluar Bapperida  yang merencanakan , menyusun program-programnya.

Ad

Gojek

GoFood, GoRide, GoPay — Semua Dalam Satu Aplikasi

Download

Dia menyatakan, kalau dugaanya  memamg benar maka ini jelas menunjukkan ketidakmampuan  Bapperida saat ini.

"Kalau sampai Pansus LKPJ menjadwalkan ulang pertemuan dan mereka tidak hadir lagi,  maka saya minta Gubernur  segera evaluasi pimpinan dan pejabat Bapperida," tegasnya.

Ortis menyoroti pucuk pimpinan  Bapperida yang menurutnya mesti di isi oleh pejabat yang berpengalaman di Bapperida, sehingga sudah punya pengetahuan dan pengalaman yang  mumpuni dalam mengelola OPD tersebut.  

"Bagi saya,  pejabat yang cocok di Bapperida adalah Adolof Kambuaya (Kadis Pendidikan PBD).  Beliau  sangat berpengelaman , punya jam terbang tinggi,  pernah menjabat sekretaris Bapperida Provinsi Papua sekian tahun, rekam jejak di birokrasi pemerintahan sangat mumpuni," katanya.

Ortis kembali menegaskan bahwa Bapperida adalah ujung tombak dalam pembangunan Papua Barat Daya, karena itu jika ingin Papua Barat Daya  mengalami loncatan pembangunan, maka kuncinya di Bapperida dan eksekusi di lapangan. (*)

Editor: Yosep Bifel

Apa reaksi kamu?

Ad

OVO

Cashback & Promo Setiap Hari — Bayar Mudah di Mana Saja

Unduh OVO

Komentar (0)

Sign in untuk menulis komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Ad

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami.