Bisnis

Indosat, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA Luncurkan Zankore by Indosat: Bangun Salah Satu Infrastruktur AI Terbesar Asia-Pasifik

Oiko_News

08 Agustus 2026, 09:33 WIB

4 min baca
Indosat, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA Luncurkan Zankore by Indosat: Bangun Salah Satu Infrastruktur AI Terbesar Asia-Pasifik
Artikel Multi-Halaman

JAKARTA (OikoNews) – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) secara resmi meluncurkan Zankore by Indosat pada Kamis (6/8/2026). Inisiatif strategis ini merupakan hasil kolaborasi lintas negara bersama Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA, guna membangun fondasi infrastruktur kecerdasan buatan (AI) generasi tercanggih yang melayani pasar global dengan kawasan Asia-Pasifik sebagai titik awal pengembangan.

Kerja sama ini menjawab lonjakan kebutuhan komputasi AI yang aman, masif, dan terintegrasi di kawasan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat atau hub pengembangan AI regional. Dengan target kapasitas AI Factory berbasis arsitektur NVIDIA DSX mencapai 1 gigawatt (GW), Zankore by Indosat kini menjadi salah satu rencana infrastruktur AI terbesar di Asia Tenggara yang dikembangkan saat ini.

👉Dukungan Pemerintah dan Visi Kemitraan Global

Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, menyambut baik langkah ini sebagai bukti nyata potensi Indonesia dalam memimpin transformasi digital kawasan.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun melayani kawasan yang lebih luas. Melalui perpaduan kekayaan sumber daya dan talenta Indonesia, keahlian global, dan kemitraan strategis, kita dapat mengakselerasi pembangunan infrastruktur AI yang berdaulat serta bermanfaat bagi bisnis dan masyarakat. Pemerintah siap mendukung penuh inisiatif yang memperkuat daya saing digital Indonesia, sekaligus memastikan manfaat AI dapat dirasakan secara adil dan merata di seluruh penjuru negeri,” ujar Meutya.

Sementara itu, Aziz Aluthman Fakhroo, Group Chief Executive Officer Ooredoo Group, menegaskan bahwa infrastruktur AI kini adalah fondasi utama ekonomi digital.

“Kami percaya peluang terbaik lahir dari investasi berskala besar yang dilakukan lebih awal bersama mitra tepat. Melalui Zankore by Indosat, kami menggabungkan keunggulan Ooredoo Group, Indosat, NVIDIA, dan Nokia untuk membangun platform yang menciptakan pertumbuhan jangka panjang sekaligus mendukung ambisi pengembangan AI di Asia Tenggara,” tambahnya.

👉Kapabilitas Teknologi dan Target Pengembangan

President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menjelaskan bahwa Zankore dirancang menjawab kebutuhan penerapan AI yang sudah beralih dari sekadar eksperimen menuju penggunaan nyata lintas industri.

“Seiring berkembangnya pemanfaatan AI, kebutuhan daya komputasi tumbuh pesat menjadi ekosistem yang utuh. Dengan kapabilitas menyeluruh mulai dari model lokal seperti Sahabat-AI hingga jaringan cerdas AI Grid dan AI-RAN—Zankore menghadirkan fondasi tepercaya untuk adopsi AI berskala besar,” papar Vikram.

Zankore mengadopsi NVIDIA DSX sebagai kerangka acuan utama, yang menyatukan komputasi percepatan, jaringan, kelistrikan, pendinginan, dan operasional dalam satu sistem terpadu guna memaksimalkan efisiensi daya dan hasil kerja komputasi.

Target pengembangan yang telah ditetapkan:

• Pada paruh pertama tahun 2027, tersedia kapasitas komputasi sekitar 200 megawatt (MW) yang didukung perangkat NVIDIA GB300 NVL72;

• Mengintegrasikan teknologi NVIDIA DSX MaxLPS yang mengatur penggunaan daya secara dinamis, sehingga mampu meningkatkan kapasitas komputasi hingga 40 persen lebih tinggi dengan sumber daya listrik yang sama.

👉Peran Masing-Masing Mitra Strategis

Keberhasilan Zankore didukung kekuatan saling melengkapi dari seluruh mitra:

✅ Ooredoo Group: Penyandang dana utama, menyediakan modal jangka panjang dan memperluas jangkauan ke skala regional;

✅ Indosat: Menyumbang kepemimpinan pasar, infrastruktur digital nasional, serta rekam jejak akselerasi adopsi AI di Indonesia;

✅ NVIDIA: Menyediakan teknologi komputasi percepatan, perangkat lunak AI, prosesor grafis generasi terbaru, serta ekosistem AI global;

✅ Nokia: Menghadirkan arsitektur jaringan berbasis AI yang aman, andal, dan berkinerja tinggi sebagai tulang punggung konektivitas pusat data.

President and CEO Nokia, Justin Hotard, menekankan pentingnya orkestrasi cerdas antara komputasi dan konektivitas. “Teknologi jaringan yang dirancang khusus untuk AI dari Nokia menjadi penopang utama agar infrastruktur ini berjalan aman, terukur, dan tepercaya,” ujarnya.

Sementara Senior Vice President Telecom NVIDIA, Ronnie Vasishta, menambahkan bahwa AI Factory adalah prasyarat kemajuan bangsa dan industri. “Melalui teknologi terbuka dan aman dari NVIDIA, Zankore akan mengangkat kemampuan Asia Tenggara secara signifikan, mentransformasi sektor usaha, serta membuka peluang baru bagi seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

👉Struktur Tata Kelola dan Manfaat Bagi Kawasan

Zankore telah menetapkan susunan kepemimpinan yang kuat: Vikram Sinha menjabat sebagai Direktur sekaligus Ketua Dewan, didampingi Aziz Aluthman Fakhroo, Thomas Chevanne, Vishal Gupta, dan Arijit Ranjan Sarker sebagai Direktur, serta Ulf Ewaldsson sebagai Chief Executive Officer.

Dengan susunan tersebut, Zankore menargetkan menjadi mitra strategis bagi penyedia layanan awan, perusahaan korporasi, instansi pemerintah, hingga peneliti dan pengembang teknologi. Tujuannya jelas: mempercepat inovasi, meningkatkan daya saing kawasan, dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan.

Dalam transaksi ini, Citi bertindak sebagai penasihat keuangan eksklusif bagi Indosat, sedangkan FTI Capital Advisors menjadi penasihat keuangan bagi Ooredoo Group.

Langkah ini menegaskan posisi Indonesia tidak hanya sebagai pengguna teknologi, melainkan sebagai salah satu aktor utama yang membentuk peta ekosistem kecerdasan buatan di kawasan Asia-Pasifik dan dunia.(*)

Editor : Yosep  Bifel

Apa reaksi kamu?

Komentar (0)

Sign in untuk menulis komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami.