Proses Autopsi Jenazah Yanto Idorway Dimulai, Ungkap Penyebab Pasti Kematian
Manokwari, (OikoNews)– Kepolisian bersama tim medis forensik resmi memulai proses pemeriksaan autopsi terhadap jenazah presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat, Kamis (30/7/2026). Langkah ini dilakukan guna mengungkap secara medis dan ilmiah penyebab pasti meninggalnya almarhum yang sebelumnya ditemukan meninggal di kawasan Air Terjun Memti, Kabupaten Pegunungan Arfak.
Proses pemeriksaan dipimpin langsung oleh dokter spesialis forensik yang didatangkan khusus dari Jayapura, dr. Jimmy Victor John Sembay, Sp.F., dengan dukungan penuh dari jajaran Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Papua Barat. Selama proses autopsi berlangsung, penyidik kepolisian serta perwakilan keluarga hadir dan menyaksikan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Sebelum pemeriksaan dimulai, pihak kepolisian terlebih dahulu mengadakan pertemuan koordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat. Dalam pertemuan tersebut dijelaskan secara rinci tahapan pemeriksaan yang akan dijalani, hak-hak keluarga selama proses berlangsung, serta prosedur keselamatan dan ketertiban yang wajib dipatuhi mengingat ruang autopsi merupakan area dengan standar kebersihan dan sterilitas yang sangat tinggi.
Karena keterbatasan ruang dan ketentuan medis yang berlaku, hanya pihak-pihak tertentu yang memperoleh izin untuk memasuki ruang pemeriksaan. Anggota keluarga yang telah disetujui menyaksikan proses diwajibkan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap sesuai standar kedokteran forensik demi menjaga sterilitas ruangan sekaligus melindungi kesehatan yang bersangkutan.
Di luar gedung rumah sakit, keluarga besar, sahabat, rekan kerja, serta warga yang mengenal almarhum terus menanti dengan harap dan cemas. Mereka berharap hasil pemeriksaan forensik ini mampu memberikan kepastian medis yang akurat mengenai apa yang sebenarnya menimpa Yanto Idorway hingga berakhir meninggal dunia di lokasi tersebut. Selama masa penantian, pihak kepolisian turut memberikan pengamanan dan kenyamanan bagi keluarga yang telah berjaga sejak jenazah disemayamkan.
Hasil pemeriksaan autopsi ini nantinya akan menjadi salah satu alat bukti penting dan bagian tak terpisahkan dari rangkaian penyelidikan yang sedang dijalankan aparat kepolisian. Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dan hasilnya tersusun secara resmi, kesimpulan mengenai penyebab kematian akan disampaikan secara utuh kepada pihak keluarga terlebih dahulu sebelum dapat diinformasikan lebih luas kepada masyarakat.
Pemeriksaan yang berlangsung dengan ketelitian dan kehati-hatian penuh ini diharapkan dapat menjawab berbagai pertanyaan yang masih menyelimuti peristiwa meninggalnya Yanto Idorway, sekaligus menjadi pijakan ilmiah bagi proses penegakan hukum yang sedang berjalan. (*)
Pewarta : Sarteis Way
Editor : Yosep Bifel
Apa reaksi kamu?