Pemkab Manokwari Siapkan Kawasan Wedema–Aipiri sebagai Lokasi Transmigrasi Lokal Baru
MANOKWARI (OikoNews) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari resmi menyiapkan kawasan yang membentang dari Kampung Wedema hingga Kampung Aipiri, Distrik Manokwari Timur, sebagai salah satu lokasi transmigrasi lokal baru. Wilayah ini dinilai sangat potensial untuk dikembangkan guna mendukung program pemerataan penduduk sekaligus penataan permukiman di daerah tersebut.
Bupati Manokwari, Hermus Indou, menyampaikan bahwa kawasan Wedema–Kampung Aipiri dipilih karena lokasinya yang strategis, tidak jauh dari pusat kota, sehingga dinilai layak dijadikan kawasan hunian baru bagi warga yang saat ini tinggal di wilayah perkotaan yang semakin padat penduduk.
"Kami sudah memetakan beberapa kawasan yang nantinya akan menjadi kawasan transmigrasi lokal untuk pemerataan penduduk. Salah satu wilayah yang sangat potensial yakni kawasan yang membentang dari Wedema hingga Kampung Aipiri," ujar Hermus Indou saat hadir dalam acara peluncuran Jalan Anggori–Petrus Kafiar, Jumat (21/8/2026).
Rencana pengembangan kawasan transmigrasi lokal ini telah diintegrasikan ke dalam perencanaan tata ruang daerah serta rencana induk pengembangan Manokwari selaku ibu kota Provinsi Papua Barat. Kebijakan ini diambil sebagai respons atas tingginya laju pertumbuhan penduduk yang selama ini cenderung terpusat di kawasan perkotaan, sehingga menimbulkan kepadatan permukiman yang semakin tinggi.
"Sejumlah warga di kawasan kota yang selama ini hidup dengan berbagai masalah kepadatan dan keterbatasan ruang harus kita pindahkan ke kawasan yang baru," tegas Bupati.
Penyediaan kawasan hunian baru ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem di wilayah perkotaan, dengan memberikan akses aset dasar berupa rumah dan lahan bagi warga yang direlokasi. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan sekaligus membuka peluang kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat yang ditempatkan di kawasan baru tersebut.
"Mau tidak mau kita harus mencarikan tempat baru, membangunkan rumah, dan menyediakan tanah agar masyarakat mendapatkan kehidupan yang lebih layak. Ini bukan sekadar pemindahan, melainkan upaya memberikan harapan dan masa depan yang lebih baik bagi warga kita," tambahnya.
Penataan kawasan permukiman baru di Wedema–Kampung Aipiri nantinya akan ditopang oleh penyediaan infrastruktur dasar yang memadai, mulai dari akses jalan utama, fasilitas air bersih, penerangan, hingga fasilitas publik penunjang lainnya seperti sekolah, puskesmas, dan sarana ibadah.
"Pemerintah akan memastikan seluruh infrastruktur dasar terpenuhi agar kualitas hidup masyarakat meningkat sejak awal hunian kawasan ini. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk membenahi Kota Manokwari agar jauh lebih baik, tertata, dan berkeadilan ke depan," pungkas Hermus Indou.(*)
Pewarta : Sarteis Way
Editor : Yosep Bifel
Apa reaksi kamu?