Wakil Bupati Sorong Kukuhkan 16 Pokdarwis : Potensi Wisata Sumber Pendapatan Masyarakat

Sorong (OikoNews)- Wakil Bupati Sorong, H. Ahmad Sutejo, S.Pd mengukuhkan 16 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) guna memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan potensi pariwisata di wilayah masing-masing. Prosesi pengukuhan sekaligus pembukaan pelatihan berlangsung di Hotel Aquarius Aimas, Jumat (18/9/2026).
Setiap Daerah Punya Potensi, Dikelola Maka Bernilai

Wakil Bupati Sorong, H. Ahmad Sutejo, S.Pd
Dalam arahannya, Ahmad Sutejo mengajak seluruh pengurus Pokdarwis yang baru dikukuhkan untuk mengambil peran aktif dan sungguh-sungguh mengembangkan apa yang dimiliki di lingkungannya.
“Mereka akan dilatih agar mampu mengelola tempat-tempat pariwisata di daerahnya masing-masing. Sekecil apa pun potensi yang ada, apabila dikelola dengan baik, maka dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat umum,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama pengembangan pariwisata bukan sekadar membangun tempat indah, melainkan mendatangkan pengunjung yang membawa manfaat ekonomi langsung bagi warga setempat.
“Dinas hanya memfasilitasi dan melatih. Yang mengerjakan adalah masyarakat di tempat itu, dan yang mendapatkan penghasilan juga masyarakat setempat,” tegas Wabup Sutejo.

Kabupaten Sorong: Alternatif Terdekat Setelah Raja Ampat
Wakil Bupati menyoroti posisi strategis Kabupaten Sorong yang sangat berpotensi menjadi destinasi pelengkap bagi wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat.
“Kabupaten Sorong memiliki banyak spot wisata. Ini menjadi pilihan tersendiri apabila wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat sudah merasa jenuh dan ingin mendapatkan nuansa baru maka pilihan terdekat adalah Kabupaten Sorong. Seperti halnya wisatawan di Bali yang jenuh, pilihan terdekat adalah menyeberang ke Lombok atau ke Banyuwangi,” jelasnya.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa Sorong bukan sekadar gerbang, melainkan tujuan wisata tersendiri yang menawarkan keindahan dan pengalaman berbeda.
Pokdarwis Jadi Motor Penggerak Ekonomi Warga
Keberadaan 16 Pokdarwis ini diharapkan menjadi fondasi pengelolaan pariwisata yang berbasis masyarakat, profesional, kreatif, dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah yang memfasilitasi dan masyarakat yang mengelola akan menjadikan sektor ini bukan sekadar promosi daerah, melainkan sumber penghidupan baru yang nyata bagi warga.


Penandatanganan Berita Acara Pengukuhan.(Foto : Yosep Bifel)
Dengan pengelolaan yang terarah, setiap potensi alam maupun budaya yang tersebar di berbagai distrik akan dapat diangkat, dikemas, dan dipasarkan sehingga memberikan dampak langsung pada kesejahteraan keluarga di kampung-kampung.(*)
Editor : Yosep Bifel
Apa reaksi kamu?