Tak Lagi Cemas Saat Berobat, Mama Fathir Temukan Kenyamanan Bersama JKN
Sorong (OikoNews) — Memiliki jaminan kesehatan yang terjamin menjadi ketenangan tersendiri bagi masyarakat sewaktu membutuhkan layanan medis. Hal itu dirasakan langsung oleh Andria Setiawati (42), atau yang akrab disapa Mama Fathir, peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Sorong.
Mama Fathir telah lama terdaftar sebagai peserta JKN. Baginya, alasan bergabung sederhana: agar dirinya dapat berobat tanpa harus cemas memikirkan biaya yang muncul tiba-tiba.
"Sudah lama saya menjadi peserta JKN, alasannya sederhana — ingin lebih mudah berobat dan mendapat pelayanan kesehatan tanpa terbebani biaya. Jadi, saat butuh pengobatan, saya merasa lebih tenang karena sudah punya jaminan kesehatan," ujar Mama Fathir, Rabu (30/9/2026).
Pengalaman berulang kali menggunakan layanan BPJS Kesehatan kian menguatkan keyakinannya terhadap program ini. Ia menyampaikan bahwa peserta JKN mendapat perlakuan yang setara, tanpa dibedakan dengan pasien yang membayar sendiri. Petugas pun melayani dengan sikap ramah, baik, dan cepat.
"Saat masuk rumah sakit, pelayanannya sama saja. Yang membayar langsung maupun yang pakai BPJS tetap diperlakukan sama. Petugasnya baik, ramah, dan cepat melayani — jadi saya merasa nyaman sekali," ungkapnya.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan terjadi saat ia harus menjalani rawat inap. Dari pemeriksaan dokter kandungan, ia dirujuk ke Rumah Sakit Pertamina Sorong untuk penanganan lebih lanjut. Prosesnya berjalan lancar: petugas menanyakan status kepesertaan, dan segera mengarahkan rujukan serta penanganan tanpa penundaan.
"Dari dokter kandungan lalu dirujuk ke RS Pertamina Sorong. Petugas tanya apakah punya BPJS, saya jawab ada. Langsung diarahkan dan ditangani dengan cepat," kenangnya.
Sepanjang proses pengurusan hingga perawatan, tidak ada kendala yang dihadapi. Semua berjalan cepat dan mudah, membuatnya makin merasa tenang.
"Selama pakai JKN, saya merasa nyaman dan tenang berobat. Tidak ada kendala sama sekali. Saya sangat berterima kasih kepada BPJS Kesehatan," tutup Mama Fathir.(*)
Editor : Yosep Bifel
Apa reaksi kamu?