Kadis Koperindag UKM PBD Jalin Sinergi Strategis dengan Bank Papua Sorong: Buka Akses Permodalan Lebih Luas bagi UMKM dan Koperasi OAP
Ringkasan Berita :
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan UKM Provinsi Papua Barat Daya, Dr. Sellvyana Sangkek, S.E., M.Si., melakukan dialog strategis dengan Pimpinan Cabang PT. Bank Pembangunan Daerah Papua Sorong guna memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekonomi daerah. Fokus utama pertemuan ini adalah membangun kemitraan untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku UMKM dan koperasi, khususnya bagi Orang Asli Papua (OAP). Sinergi yang dibahas mencakup penyelarasan program fasilitasi permodalan berbasis Dana Otonomi Khusus, kemudahan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta peningkatan inklusi dan literasi keuangan bagi masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Melalui kemitraan ini, Dinas Koperindag dan UKM Papua Barat Daya menargetkan pengurangan kesenjangan akses permodalan guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang lebih inklusif, bersahabat, dan berkeadilan.

Sorong (OikoNews) — Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Papua Barat Daya, Dr. Sellvyana Sangkek, S.E., M.Si., melaksanakan pertemuan dan dialog strategis dengan Pimpinan Cabang PT. Bank Pembangunan Daerah Papua Sorong pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Kantor Cabang Bank Papua Sorong. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, dengan fokus mempercepat penguatan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Papua Barat Daya.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasih atas respon positif dan inisiatif kemitraan yang telah terjalin.
"Terima kasih Bapak telah merespons baik dan menyambut inisiatif pertemuan ini. Sebagai Perangkat Daerah yang mengampu pengembangan koperasi dan UMKM di Provinsi Papua Barat Daya, kami melihat sinergitas dan kemitraan strategis dengan Bank Papua sangat penting untuk membuka akses permodalan yang lebih luas dan mudah dijangkau oleh para pelaku usaha kita, khususnya Orang Asli Papua," ujar Dr. Sellvyana.
Pertemuan ini membahas sejumlah agenda kunci untuk memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan, antara lain:
• Memperkokoh kerja sama guna memperluas akses permodalan bagi pelaku UMKM dan koperasi di seluruh wilayah Papua Barat Daya
• Menyelaraskan program fasilitasi permodalan berbasis Dana Otonomi Khusus dengan layanan perbankan yang disesuaikan kebutuhan masyarakat
• Meningkatkan kemudahan layanan perbankan serta akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM Orang Asli Papua di seluruh kabupaten dan kota
• Menyusun langkah konkret mendorong inklusi keuangan dan literasi keuangan bagi masyarakat di daerah pesisir dan pulau-pulau kecil.
Kepala Dinas Koperindag UKM itu berharap kemitraan yang kian erat ini dapat terus memperkecil kesenjangan akses terhadap permodalan, sehingga semangat berusaha dan berkarya di kalangan masyarakat Papua Barat Daya semakin didukung oleh layanan keuangan yang inklusif, bersahabat, dan berkeadilan.
"Semoga sinergi ini terus terjaga dan berbuah manis bagi kemajuan ekonomi masyarakat Papua Barat Daya," tutup Dr. Sellvyana.(*)
Editor : Yosep Bifel
Apa reaksi kamu?