Pendidikan

Pengumuman Kelulusan SMA/SMK di Sorong Tertib Tak Ada Konvoi & Coret Seragam, Tercatat 3.655 Siswa Dinyatakan Lulus

Oiko_News

05 Mei 2026, 20:34 WIB

2 min baca
Pengumuman Kelulusan SMA/SMK di Sorong Tertib Tak Ada Konvoi  & Coret Seragam, Tercatat 3.655 Siswa Dinyatakan Lulus

Kota Sorong, (OikoNews)- Pengumuman Kelulusan SMA dan SMK di Kota Sorong, Papua Barat Daya serentak dilaksanakan pada 4 Mei 2026, berlangsung lancar dan kondusif. Tidak ada konvoi jalanan dan aksi corat-coret seragam sekolah seperti tahun-tahun sebelumnya.

Hal itu ternyata sudah diantisipasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong melalui surat edaran kepada semua sekolah di wilayah itu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud ) Kota Sorong, Yuliana Kirihio mengatakan, pengumuman kelulusan SMA dan SMK berjalan kondusif dan tidak menggangu ketertiban umum seperti konvoi dan aksi corat-coret seragam.

Ad
Grab - Lebih Hemat Naik Grab

"Kita perhatikan saat pengumuman serentak tanggal 4 Mei kemarin, Kota Sorong kondusif kan? Selain karena ada pengamanan dari Polresta Sorong Kota, tetapi juga karena kita keluarkan surat  himbauan kepada sekolah -sekolah dan sosialisasi sehingga proses pengumuman kelulusan berjalan dengan tertib,"terang Yuliana saat ditemui di kantornya, Selasa (5/5).

Kemudian, lanjut Yuli,  waktu pengumuman tidak  dilakukan pada pagi tetapi pukul 14.00 siang hingga pukul 17.00 sore. Hal ini dimaksudkan untuk mempersempit ruang waktu bagi siswa melakukan evoria berlebihan merayakan kelulusannya.

👉JUMLAH KELULUSAN

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sorong mencatat sebanyak 3.655 siswa tingkat SMA dan SMK negeri maupun swasta dinyatakan lulus ujian akhir tahun 2026.

Ad

Gojek

GoFood, GoRide, GoPay — Semua Dalam Satu Aplikasi

Download

Yuli mengatakan jumlah tersebut adalah akumulasi dari lulusan SMA sebanyak 2.361 siswa dan SMK sebanyak 1.294 siswa.

Untuk SMA, sebut  Yuli, jumlah siswa yang terdaftar sebanyak 2.389 orang, namun yang mengikuti ujian akhir hanya 2.361 siswa sehingga yang dinyatakan lulus sebanyak 2.361 siswa.

"Namun ada sebanyak 28 siswa SMA negeri dan swasta tidak mengikuti ujian tanpa keterangan sehingga tidak dapat dinyatakan lulus. Yang tidak ikut ujian otomatis tidak lulus, karena tidak ada keterangan kehadiran saat pelaksanaan ujian,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk tingkat SMK terdapat 1.324 siswa yang terdaftar dari 14 sekolah, terdiri atas lima SMK negeri dan sembilan SMK swasta.Namun, dari jumlah tersebut hanya 1.294 siswa yang mengikuti ujian akhir dan seluruhnya dinyatakan lulus.

“Sebanyak 30 siswa tidak mengikuti ujian tanpa keterangan, sehingga tidak dapat dinyatakan lulus,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketidakhadiran siswa dalam ujian umumnya tanpa alasan yang jelas. Berbeda dengan siswa yang memiliki keterangan sakit, yang masih dapat mengikuti ujian susulan.

Yuli juga menyebutkan, jumlah sekolah tingkat SMA di Kota Sorong mencapai 30 sekolah, terdiri atas empat SMA negeri dan sisanya sekolah swasta.

Menurut dia, data kelulusan ini menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa serta kualitas pendidikan ke depan.

"Kami berharap ke depan tidak ada lagi siswa yang absen tanpa keterangan saat ujian, sehingga seluruh peserta didik dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik,” tutup Yuli.(*)

Pewarta: Yosep Bifel

Apa reaksi kamu?

Ad

OVO

Cashback & Promo Setiap Hari — Bayar Mudah di Mana Saja

Unduh OVO

Komentar (0)

Sign in untuk menulis komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Ad

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami.