Nasional

Kodam XVIII/Kasuari Peringati HUT KE-81 TNI: Kuat Bersama Rakyat , Indonesia Berdaulat Adil Makmur

Oiko_News

05 Oktober 2026, 13:33 WIB

3 min baca
Kodam  XVIII/Kasuari Peringati HUT KE-81 TNI: Kuat Bersama Rakyat , Indonesia Berdaulat Adil Makmur

Manokwari,(OikoNews) — Komando Daerah Militer XVIII/Kasuari menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di lingkungan Kodam XVIII/Kasuari, Manokwari, Papua Barat, Senin (5/10/2026). Upacara berlangsung pukul 08.00 WIT dengan mengusung tema: “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Dian Hardiana. Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Papua Barat, Wakapolda Papua Barat, Ketua MRP Papua Barat, Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Ketua Pengadilan Tinggi Papua Barat, Ketua Pengadilan Agama Papua Barat, Bupati Manokwari, serta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kasdam Dian Hardiana membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto. Panglima menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dari perwira, bintara, hingga tamtama serta seluruh aparat negara yang mengabdi di berbagai wilayah tanah air.

“Kepercayaan rakyat yang sangat tinggi kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah kita berikan. Kepercayaan tersebut adalah kehormatan sekaligus amanah yang harus terus kita jaga,” bunyi amanat Panglima.

Seiring bertambahnya kemampuan TNI, lanjutnya, tanggung jawab yang diemban juga makin besar. Oleh karena itu, penguatan organisasi dan kapasitas pertahanan harus berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia, agar seluruh kekuatan dapat dimanfaatkan secara optimal dan akuntabel.

Panglima juga mengingatkan seluruh prajurit untuk tetap waspada terhadap ancaman yang kian kompleks, termasuk di ranah informasi yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan nasional. Peringatan HUT ke-81 TNI ditegaskan sebagai momentum memperkuat persatuan, menegakkan kedaulatan, dan melindungi kekayaan Nusantara.

Empat Penekanan Strategis Panglima TNI

Panglima TNI menetapkan empat arah utama yang menjadi panduan seluruh prajurit menghadapi tantangan masa kini dan masa depan:

1. Deteksi dan Aksi Cepat — mengenali potensi ancaman secara tepat, serta bergerak cepat, akurat, dan terukur saat negara dan rakyat membutuhkan

2. Sinergi Bangsa — membangun kolaborasi erat dengan masyarakat dan seluruh komponen bangsa untuk memperkuat pertahanan nasional, menjaga stabilitas, dan mendukung pembangunan

3. Penguasaan IPTEK — memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi secara terintegrasi guna meningkatkan daya tangkal dan daya tempur

4. Evaluasi dan Inovasi — menjadikan pengalaman sebagai bahan evaluasi untuk mengembangkan pembaruan, termasuk penyesuaian doktrin, sistem pendidikan, latihan, dan kemampuan TNI terhadap perkembangan ancaman

“Penekanan ini harus menjadi arah dalam pengembangan kemampuan prajurit, baik dalam pola pikir, sikap, maupun tindakan,” tegas Dian membacakan amanat Panglima.

Bukan Sekadar Seremonial

Panglima TNI berharap peringatan HUT ke-81 ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan pijakan nyata untuk meningkatkan profesionalisme prajurit sekaligus mempererat ikatan batin TNI bersama rakyat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).***

Penulis :Teis

Editor : Yosep Bifel

Apa reaksi kamu?

Komentar (0)

Sign in untuk menulis komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami.