AFP Papua Barat Daya Lepas 7 Calon Pemain Timnas Futsal U-17 ke Makassar Ikuti Seleksi Tahap Kedua
Sorong, (OikoNews) – Sebanyak tujuh pemain terbaik futsal kelompok umur U-17 binaan Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Papua Barat Daya resmi diberangkatkan menuju Makassar, Sulawesi Selatan. Mereka akan mengikuti seleksi tahap kedua Tim Nasional (Timnas) Futsal U-17 Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 26 hingga 29 Mei 2026.
Momen keberangkatan para pemain didampingi sejumlah pengurus AFP Papua Barat Daya berlangsung pada Senin, 25 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (Asprov) AFP Papua Barat Daya, Bartolomeus Asem, S.Pi., M.P., menyampaikan rasa syukur yang mendalam sekaligus optimisme tinggi atas kesempatan berharga yang berhasil diraih oleh putra-putra terbaik dari daerah tersebut.
“Kami terus berdoa dan sangat optimistis ketujuh pemain ini mampu menunjukkan kemampuan terbaik mereka di panggung seleksi nasional. Ini merupakan kebanggaan tersendiri dan sejarah baru, karena untuk pertama kalinya Papua Barat Daya berhasil mengirimkan tujuh pemain muda U-17 untuk berlaga dalam seleksi tingkat nasional,” ujar Bartolomeus dengan penuh semangat.
Berikut adalah daftar tujuh pemain yang akan membawa nama Papua Barat Daya dalam seleksi tahap kedua tersebut:
- Jordan Matias Baho – SMK Negeri 1 Kota Sorong
- Roy Brian Solossa – SMK Negeri 1 Kota Sorong
- M. Helwa Aby Putra – SMA Negeri 2 Kota Sorong
- Isak Jitmau – SMA Negeri 1 Ayamaru, Kabupaten Maybrat
- Geomongan Maikel Kareth – SMK Negeri Ayamaru, Kabupaten Maybrat
- Otto Geizler Way – SMA Negeri 2 Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan
- Jendry A. Howay – Kabupaten Sorong Selatan
Dalam tahap seleksi ini, ketujuh wakil Papua Barat Daya akan bersaing dan berlatih bersama 16 pemain lainnya yang merupakan perwakilan dari berbagai provinsi di kawasan Indonesia Timur. Daerah-daerah tersebut meliputi Papua, Papua Barat, Papua Pegunungan, Maluku, Gorontalo, dan Sulawesi Selatan. Secara keseluruhan, terdapat 23 pemain muda berbakat yang akan saling berkompetisi memperebutkan tempat untuk melangkah ke tahap selanjutnya.
Tujuan utama dari rangkaian seleksi ini adalah untuk menjaring pemain-pemain terbaik dari wilayah Indonesia Timur guna melanjutkan program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) yang akan berpusat di Jakarta. Para pemain yang berhasil terpilih nantinya akan dipersiapkan secara matang untuk mengikuti agenda pertandingan internasional yang sangat bergengsi, yang akan digelar di Spanyol dan Brasil pada bulan Juni 2026 mendatang.
AFP Papua Barat Daya sangat berharap mendapatkan dukungan, doa, dan semangat dari seluruh lapisan masyarakat agar ketujuh pemain muda tersebut mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Kehadiran mereka dalam seleksi ini menjadi tonggak sejarah dan langkah penting dalam perkembangan dunia futsal di Papua Barat Daya. Selain itu, mereka juga ditugaskan untuk meneruskan jejak kesuksesan atlet-atlet daerah yang sebelumnya telah berkiprah di level nasional maupun internasional, seperti Andarias Kareth dan Brian Iek yang merupakan putra asli Kabupaten Maybrat.
Perjalanan tujuh pemain muda ini bukan sekadar perjalanan mengikuti seleksi, melainkan awal dari perwujudan mimpi besar bagi dunia futsal Papua Barat Daya. Semangat juang, kedisiplinan tinggi, dan jiwa sportivitas diharapkan menjadi bekal utama yang mereka bawa saat menghadapi persaingan ketat di Makassar, sebelum berpeluang melangkah lebih jauh ke tahap pemusatan latihan di Jakarta.
Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi AFP Futsal Provinsi Papua Barat Daya, Stefy Bosawer, S.E., juga mengaku memiliki keyakinan penuh bahwa para pemain binaan AFP memiliki kualitas yang layak untuk bersaing. Ia sangat yakin anak-anak asuhannya mampu memberikan hasil yang membanggakan.
“Saya tetap optimistis ketujuh pemain ini memiliki peluang besar untuk lolos ke tingkat nasional. Mereka telah menunjukkan kemampuan teknis yang baik, kerja keras tanpa henti, serta dedikasi yang luar biasa selama seluruh proses pembinaan dan seleksi yang telah kami laksanakan,” ungkap Stefy Bosawer.

Ket.Foto: Ketua AFP Papua Barat Daya Bartolomeus Asem
Keberangkatan tujuh pemain muda yang dijuluki sebagai Garuda Muda Papua Barat Daya ini menjadi momentum yang sangat penting bagi kemajuan olahraga futsal di provinsi termuda di Indonesia ini. Lebih dari sekadar prestasi, langkah kaki mereka diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi seluruh generasi muda di tanah Papua Barat Daya untuk terus berjuang, berkarya, dan berprestasi di bidang olahraga, hingga mampu menembus kancah nasional maupun internasional. Acara pelepasan ketujuh calon pemain Timnas Futsal asal Papua Barat Daya turut dihadiri Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Barat Daya Kombes. Pol. Semmy Ronny Thabaa, S.E. (*)
Editor: Yosep Bifel
Apa reaksi kamu?