Mien Tutuarima Terpilih sebagai Ketua Presidium WKRI DPD Keuskupan Manokwari Sorong
SORONG, (OikoNews)-Konferensi Daerah (Konferda) VI Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Keuskupan Manokwari- Sorong (KMS)yang berlangsung pada 27-28 April 2026 di Restoran Dofior Kota Sorong, telah memilih pimpinan kepengurusan baru periode 2026-2031. Terpilih sebagai Ketua Presidium WKRI DPD Keuskupan Manokwari Sorong adalah Ny.Mien J. Tutuarima, Anggota Presidium 1, Ny. Maria B. K. Irwanto dan Anggota Presidium 2, Ny. Barthilda Raharusun.
Pimpinan terpilih WKRI DPD Keuskupan Manokwari Sorong periode 2026-2031 ini telah dikukuhkan oleh Ketua Presidium Dewan Pengurus Pusat (DPP) WKRI,Ny Elly Kusumawati Handoko disaksikan oleh Pastor Izak Bame selaku pembina WKRI DPD Keuskupan Manokwari Sorong, para mantan Ketua Presidium WKRI DPD Keuskupan Manokwari Sorong serta seluruh peserta Konferda VI.
Dalam sambutannya Ketua Presidium WKRI Dewan Pimpinan Pusat, Ny. Elly Kusumawati Handoko menyampaikan apresiasi terhadap suksesnya pelaksanaan Konferda VI Wanita Katolik RI Dewan Pimpinan Daerah Keuskupan Manokwari Sorong.
Dia menegaskan, Konferda telah berakhir bukan berarti pekerjaan sudah selesai, namun kehadiran kepengurusan yang baru merupakan langkah awal memulai pelayanan Wanita Katolik Keuskupan Manokwari Sorong.
"Inilah langkah awal untuk bekerja, bekerja dan bekerja, maka itu kita tunggu kerja para Presidium bertiga. Kita tunggu kedatangan mereka di cabang masing-masing,"ujar Ny Elly Kusumawati Handoko.
Ia berharap hadirnya kepengurusan baru ini, WKRI DPD Keuskupan Manokwari terus berdayaguna lebih mendekatkan lagi pelayanan yang menyentuh langsung kepada wanita katolik pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
"Perempuan mensupport perempuan. Kita harus memberikan kesempatan dan peluang kepada perempuan yang lain. Maka lakukanlah tindakan nyata sekecil apapun untuk perempuan -perempuan di daerah pelayanan masing-masing,"imbau Ny. Elly Kusumawati.
"Mari berjalan bersama, bergerak bersama untuk melakukan karya-karya nyata yang berdampak. Bahwa kehadiran kita nantinya bisa dirasakan masyarakat baik yang beragama Katolik maupun masyarakat pada umumnya,"pesan Ketua Presidium WKRI pusat Ny Elly Kusumawati Handoko.
Sementara itu Pastor Izak Bame selaku pembina WKRI DPD Keuskupan Manokwari, menyampaikan bahwa kepengurusan yang baru saat ini diperhadapkan dengan persoalan-persoalan kekerasan terhadap perempuan yang terjadi dan membutuhkan sentuhan pelayanan dari DPD dan DPC WKRI Keuskupan Manokwari Sorong.
"Di kota Sorong tantangan kita adalah terjadi kekerasan terhadap perempuan. Ini tentu sangat membutuhkan kehadiran kita untuk membantu mereka. Maka DPD WKRI bersama DPC masing-masing mari lakukan sesuatu untuk menolong mereka yang mengalaminya," imbau Pastor Izak Bame.
Melihat pentingnya keberadaan WKRI maka Pastor Izak berharap paroki-paroki yang belum membentuk Dewan Pimpinan Cabang (DPC) WKRI untuk segera membentuknya.
Ketua terpilih Ny Mien Tutuarima dalam sambutannya mengajak semua untuk bekerja sama melaksanakan tata kelola organisasi WKRI DPD Keuskupan Manokwari Sorong sehingga berdampak pada keluarga, gereja dan masyarakat.
"Itulah harapan saya yang paling sederhana,"ucap Ny.Mien Tutuarima.
Ia pun menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh panitia yang telah bekerjasama dan bekerja keras sehingga musyawarah WKRI DPD Keuskupan Manokwari Sorong dapat berlangsung dengan baik dan lancar.
"Semoga kita semua menjadi yang terbaik untuk organisasi yang kita cintai bersama ini,"ucapnya.(*)
Editor : Yosep Bifel
Apa reaksi kamu?