Nasional

KSAD Prioritaskan Papua, Soroti Perkembangan Keamanan di Maybrat

Oiko_News

17 Oktober 2026, 10:01 WIB

2 min baca
KSAD Prioritaskan Papua, Soroti Perkembangan Keamanan di Maybrat

Jakarta, (OikoNews) — Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Tandyo Budi Revita menegaskan bahwa Papua menjadi salah satu prioritas utama dalam penyelesaian masalah nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Fokus penanganan mencakup dua aspek sekaligus, yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penanganan gangguan keamanan.

"Saya kira salah satu yang menjadi prioritas untuk penyelesaian dari programnya Bapak Presiden adalah Papua. Ya, apakah itu dari sisi kesejahteraan, apakah itu dari sisi gangguan keamanan," ujar Tandyo kepada wartawan tak lama setelah dilantik oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2026).

Soroti Perkembangan Keamanan di Maybrat

Jenderal Tandyo secara khusus menyoroti perkembangan situasi keamanan di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya. Dalam dua hingga tiga hari terakhir, dilaporkan sejumlah anggota kelompok bersenjata telah turun dan ditangkap oleh aparat keamanan.

Menurutnya, penangkapan tersebut diharapkan memberikan efek jera atau deterrent effect bagi anggota kelompok bersenjata lainnya yang masih melakukan perlawanan agar kembali bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Tentunya ini akan menjadi peringatan kepada saudara-saudara kita yang belum sadar untuk bisa kembali ke NKRI," tegasnya.

Meski demikian, Tandyo belum merinci jumlah anggota kelompok bersenjata yang ditangkap, identitas mereka, maupun detail operasi yang dilakukan aparat di wilayah Maybrat.

Percepatan Program Strategis Presiden

Selain penanganan keamanan di wilayah Papua, KSAD juga menerima amanat untuk mempercepat pelaksanaan sejumlah program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang melibatkan jajaran TNI Angkatan Darat.

"Banyak program-program strategis dari Presiden Prabowo Subianto dan Pak Wapres Gibran yang melibatkan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Tentunya ini akan menjadi tugas besar dari Angkatan Darat untuk bisa mempercepat khususnya untuk operasionalisasi," paparnya.

Tandyo menegaskan bahwa program-program yang telah berjalan sebelumnya akan tetap dilanjutkan dan diperkuat, sehingga tidak terjadi putus dalam pencapaian target pembangunan nasional.

TNI AD Siap Bantu Penanganan Karhutla

Di bidang penanggulangan bencana, Kepala Staf Angkatan Darat memastikan pihaknya akan mengerahkan kekuatan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di kawasan lahan gambut yang sulit dijangkau.

"Untuk karhutla, TNI Angkatan Darat memiliki persebaran personel yang paling luas. Untuk bisa mempercepat membantu pemadaman, khususnya lahan-lahan gambut ini, kami akan mengerahkan semampunya kekuatan Angkatan Darat untuk mempercepat proses pemadamannya," kata Tandyo.(*)

Editor : Yosep Bifel

Apa reaksi kamu?

Komentar (0)

Sign in untuk menulis komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami.